Bola

Rawat Kerukunan di Kalbar, Sultan Pontianak Dukung Pekan Gawai Dayak

259
×

Rawat Kerukunan di Kalbar, Sultan Pontianak Dukung Pekan Gawai Dayak

Sebarkan artikel ini
Rawat Kerukunan di Kalbar, Sultan Pontianak Dukung Pekan Gawai Dayak
Rawat Kerukunan di Kalbar, Sultan Pontianak Dukung Pekan Gawai Dayak. Foto/Istimewa.

KALBAR SATU, PONTIANAK – Perhelatan Pekan Gawai Dayak (PGD) XXXVII Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung mulai hari ini terus mendapat dukungan dari para tokoh lintas etnis. Kali ini, dukungan atas hajatan tahunan masyarakat Dayak tersebut disuarakan oleh Sultan IX Pontianak Syarif Mahmud Melvin Alkadrie.

Melvin mengatakan Pekan Gawai Dayak bukanlah sekadar ajang promosi budaya, melainkan sebagai sarana mempererat jalinan kerukunan antarmasyarakat etnis di Kalbar. Sehingga menurut Melvin, tidak ada alasan baginya untuk tidak mendukung PGD, terlebih ajang tersebut sudah masuk dalam kalender wisata tahunan.

Advertiser
Image
Banner Ads

Baca juga: Wanita 23 Tahun Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Trans Kalimantan

“Pada dasarnya saya mendukung penuh semua kegiatan yang berhubungan dengan kebudayaan, tak terkecuali Pekan Gawai Dayak,” ucap Melvin di Istana Kadriah Pontianak, Selasa (16/5/2023).

Sultan IX Pontianak ini berharap pelaksanaan PGD berlangsung lancar dan dapat menarik minat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Ajang tersebut juga diharapkannya mampu menumbuhkan minat generasi milenial terhadap pelestarian budaya.

“Mudah-mudahan berjalan aman, lancar, dan semarak. Yang lebih penting, anak-anak generasi milenial semakin kenal dengan budayanya melalui event ini sehingga mereka tertarik untuk melestarikannya di masa mendatang,” harapnya.

Baca juga: Jadi Kurir Sabu, Janda Pirang Membawa 507,87 Gram Ditangkap Saat Menuju Pontianak Surabaya

Dukungan terhadap perhelatan PGD juga datang dari ormas-ormas Melayu di Kalbar, salah satunya Persatuan Orang Melayu atau POM. Ketua DPP POM Agus Setiadi menuturkan kalau Pekan Gawai Dayak merupakan hajatan yang patut didukung mengingat ajang tersebut memiliki dampak besar terhadap pemajuan budaya.

“Persatuan Orang Melayu selalu berkomitmen pada nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan menjunjung tinggi toleransi dan harmonisasi antar etnis, suku dan agama di wilayah Kalimantan Barat. Agenda apapun, selama tidak bertentangan dengan Pancasila, maka kami dukung, termasuk Pekan Gawai Dayak,” tutupnya.

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita
Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP