Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalbar Serahkan Bantuan untuk Nelayan dan Guru Honorer

  • Whatsapp
Sujiwo Serahkan Bantuan kepada perwakilan guru honorer
Tampak Bendahara PDIP Kalbar, Sujiwo menyerahkan bnatuan sembako kepada perwakilan guru honorer, - Foto/Acuy

KALBARSATU.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Barat kembali menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak pandemi korona. Paket sembako kali ini diserahkan kepada para nelayan dan guru honorer yang ada di wilayah Kabupaten Kubu Raya. Bantuan diserahkan oleh Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalbar Sujiwo.

Busri Ismail, perwakilan guru honorer yang menerima paket sembako, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PDI Perjuangan atas bantuan yang diberikan. Ia berujar, bantuan ini sangat bermanfaat bagi para guru honorer karena dalam situasi pandemi seperti sekarang, mereka tidak bisa mencari pendapatan tambahan. Alhasil, mereka hanya mengandalkan penghasilan dari honor bulanan sebagai guru yang jumlahnya jauh dari cukup.

Bacaan Lainnya

“Mewakili seluruh guru honorer, saya menyampaikan terima kasih banyak kepada Pak Sujiwo, Wakil Bupati Kubu Raya sekaligus Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat yang betul-betul memperhatikan nasib guru honorer yang benar-benar merasakan dampak luar biasa akibat Covid-19 ini. Apalagi di waktu sekarang, kami tidak lagi bisa bekerja sambilan, seperti mengajar bimbel, ojek online dan lain-lain karena kondisi yang tidak memungkinkan. Praktis kami sekarang hanya mengandalkan honor bulanan yang jumlahnya variatif. Bahkan ada yang Rp 300 ribu dan Rp 200 ribu per bulan,” katanya di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalbar, Jalan Arteri Supadio Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (6/5/2020).

Busri menuturkan, paket sembako tersebut akan Ia sebar ke sembilan kecamatan di Kabupaten Kubu Raya. Karena jarak antarkecamatan yang terbilang cukup jauh, maka pendistribusian paket sembako akan diprioritaskan ke kecamatan-kecamatan terdekat terlebih dahulu.

Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalbar Sujiwo mengakui kalau bantuan yang diserahkannya belum mampu mengakomodasi seluruh nelayan dan guru honorer. Hal itu lantaran jumlah bantuan yang terbatas, sementara jumlah nelayan dan guru honorer terlampau banyak.

Realitas itu pun dianggap Sujiwo sebagai suatu tantangan. Oleh karenanya, Wakil Bupati Kubu Raya ini pun bertekad untuk terus menambah jumlah bantuan agar makin banyak masyarakat yang terbantu.

“Dengan segala kemampuan dan kapasitas yang saya miliki, insyaallah penambahan jumlah bantuan akan terus kita upayakan. Perlu juga saya sampaikan bahwasanya apa yang kami berikan ini semata-mata atas dasar kemanusiaan, karena kami tidak pernah melihat dari mana latar belakang masyarakat yang menerima bantuan,” pungkasnya.(Njb)

Pos terkait