Dukung Kelancaran Ibadah Selama Ramadhan 2021 Listrik Aman di Ketapang

  • Whatsapp
Ilustrasi petuga PLN sedang memeriksa aliran listrik
Ilustrasi petuga PLN sedang memeriksa aliran listrik

KETAPANG, KALBAR SATU – Pasokan listrik handal pastinya juga aman dihadirkan PLN dapat mendukung dan menunjang kelancaran ibadah selama bulan Ramadhan 2021.

Hal itulah yang dirasakan pengurus masjid terutama pada malam untuk sholat tarawih dan tadarus Al-Quran. Disampaikan H. Abdul Hakim (61), pengurus Mesjid Agung Al-Ikhlas di Kota Ketapang.

Bacaan Lainnya

Keberadaan listrik PLN, katanya, sangat membantu dalam mendukung sarana Ibadah, tanpa listrik rasanya sulit untuk melakukan aktivitas ibadah.

Ia berujar, jika tidak ada listrik PLN, mesjid-mesjid harus menyalakan genset untuk tetap mendukung kelancaran ibadah di malam hari.

“Kami selaku pengurus Mesjid Agung Al-Ikhlas mengucapkan terima kasih kepada PLN, selama Ramadhan ini pasokan listrik cukup aman dan tidak ada pemadaman,” pungkasnya.

Hal sama juga disampaikan Tini (31), warga Jalan Dalong, Kelurahan Sukaharja. Menurutnya, kebutuhan listrik masyarakat meningkat selama bulan Ramadhan.

Alasannya banyak aktivitas ibadah yang dilakukan di rumah, baik siang maupun malam.

“Selama bulan Ramadan ini listrik menjadi sangat penting. Pas sahur dan buka puasa, kalau ada listrik semua jadi lebih mudah. Malamnya ibadah juga nyaman, solat tarawih dan baca Al-Quran bisa terang dan tidak kepanasan,” tuturnya.

Di sisi lain, Manajer PLN UP3 Ketapang, Sanggam Robaga Parsaoran S, mengatakan pentingnya listrik untuk menunjang ibadah selama bulan Ramadhan.

Terkait itu, guna meningkatkan keandalan pasokan listrik pihaknya telah mengerahkan semua tim, mulai dari  pembangkitan, transmisi hingga petugas layanan gangguan untuk siaga 24 jam, non stop selama bulan Ramadhan dan Idul FItri.

“Posko siaga kami bentuk dan mulai beroperasi mulai tanggal 12 April sampai 19 Mei mendatang. Kami juga telah menyiagakan 214 petugas layanan Teknik, 13 buah Genset, 20 unit mobil pemeliharaan, 34 unit layanan cepat yang tersebar di 20 Posko Siaga di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara,” jelas Sanggam.

Kata Sanggam, bahwa posko siaga ini dibentuk sebagai upaya PLN untuk selalu berupaya menjaga suplai listrik dan meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Pihaknya berharap tidak ada gangguan yang terjadi sehingga mengakibatkan suplai listrik kepada pelanggan terhenti.

Jika pelanggan mengalami gangguan, dapat melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh di PlayStore maupun AppStore.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan