Scroll untuk baca artikel
Daerah

Kapuas Hulu: Konfirmasi Positif Covid-19 Sebanyak 411 Orang dan 17 Meninggal

118
×

Kapuas Hulu: Konfirmasi Positif Covid-19 Sebanyak 411 Orang dan 17 Meninggal

Sebarkan artikel ini
Kapuas Hulu: Konfirmasi Positif Covid-19 Sebanyak 411 Orang dan 17 Meninggal
Kapuas Hulu: Konfirmasi Positif Covid-19 Sebanyak 411 Orang dan 17 Meninggal

KAPUAS HULU, KALBAR SATU – Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu, mencatat kasus konfirmasi positif COVID-19 sampai saat ini totalnya mencapai 411 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kapuas Hulu Herberia Karo Sekali, mengatakan dari jumlah itu, 17 orang di antaranya meninggal dunia.

Advertiser
Banner Ads

“Sebaran COVID-19 mengalami peningkatan dan Kapuas Hulu sudah masuk zona dengan risiko sedang atau oranye,” ujar Herberia Karo Sekali, Rabu 8 Juli 2021.

Kata Herberia, dari jumlah 411 kasus COVID-19 tersebut terdiri dari 16 orang pasien dalam perawatan, isolasi mandiri 26 orang, dan yang telah sembuh 352 orang dan yang meninggal sebanyak 17 orang.

Dengan status zona oranye, tambah dia, harus menjadi perhatian bersama dan kesadaran semua lapisan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Lasarus Berduka atas Wafatnya Rachmawati Soekarnoputri

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Lasarus Akan Jadi Lawan Sebanding di Pilgub Kalbar 2024

“Jangan sampai kita masuk zona merah, tingkatkan kesadaran disiplin protokol kesehatan dan ikut vaksinasi,” kata Herberia.

Terpisah, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyampaikan, bahwa meningkatnya sebaran COVID-19 di Kapuas Hulu saat ini cukup mengkhawatirkan.

“Apalagi munculnya klaster baru yaitu perkantoran. Saya sudah keluarkan surat keputusan agar 50 persen aktivitas perkantoran dari rumah,” kata Fransiskus.

Ia juga meminta Dinas Kesehatan Kapuas Hulu dan Rumah Sakit Umum Daerah Ahmad Diponegoro Putussibau memperhatikan kesiapan terkait penanganan COVID-19 di rumah sakit.

“Yang perlu diperhatikan kesiapan oksigen dan tempat tidur untuk isolasi di rumah sakit, itu perlu penambahan,” kata Fransiskus

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita