DaerahNews

Layanan ‘Hotline Service’ PMI Kota Pontianak Tingkatkan Stok Darah

159
×

Layanan ‘Hotline Service’ PMI Kota Pontianak Tingkatkan Stok Darah

Sebarkan artikel ini
Layanan 'Hotline Service' PMI Kota Pontianak Tingkatkan Stok Darah
Layanan 'Hotline Service' PMI Kota Pontianak Tingkatkan Stok Darah

PONTIANAK, KALBAR SATU – Baru-baru ini Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak, Kalimantan Barat membuka layanan “Hotline Service” dengan nomor seluler 08988122571.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan stok darah di daerah tersebut. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meluncurkan layanan terbaru PMI Kota Pontianak dan dirangkai dengan kegiatan donor darah massal di tempat yang sama.

Advertiser
Image
Banner Ads

Wali Kota berharap, layanan terbaru itu bisa meningkatkan jumlah ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Mengingat, data para pendonor yang sudah pernah mendonorkan darah, baik pertama kali maupun rutin, sudah tersedia di PMI Kota Pontianak.

Baca Juga: Aturan Pengeras Suara Masjid, Wako Edi: Kami Kemenag Kota Pontianak Segera Menyosialisasikan

“Apabila sudah tiba waktunya, para pendonor bisa mendonorkan darahnya kembali. Mereka langsung mendapat informasi dari layanan tersebut,” katanya.

“Ataupun jika suatu saat ada yang membutuhkan golongan darah tertentu, mereka bisa dihubungi sehingga lebih mudah dan cepat,” ujarnya. Pada kesempatan itu, ia ikut mendonorkan darahnya di Pontianak, Rabu 23 Februari 2022.

Diakuinya, walaupun masih di tengah pandemi, jumlah kunjungan orang yang mendonorkan darahnya sudah mulai berangsur normal. Rata-rata kebutuhan darah di Kota Pontianak antara 80 hingga 120 kantong per hari.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan donor darah ini stok darah PMI Kota Pontianak tercukupi untuk melayani warga Kota Pontianak,” ujarnya.

Baca Juga: 10 Pasangan di Pontianak Menikah pada Tanggal Cantik 22-02-2022

Dilihat dari data pendonor, tambah Edi, semestinya ketersediaan darah di Kota Pontianak mencukupi, namun saat-saat tertentu memang terjadi kekurangan darah, terutama golongan-darah tertentu.

Oleh karenanya, di tengah pandemi COVID-19 dan era digital, dirinya meminta PMI bisa memberikan pelayanan informasi dan kepastian bagi para pendonor yang sudah rutin.

Untuk agar selalu diingatkan berdonor kembali, tidak hanya lewat layanan pesan singkat tetapi mungkin media sosial atau informasi-informasi yang bisa langsung diketahui oleh pendonor yang sudah tercatat di PMI Kota Pontianak.

“Saya berharap para pengurus PMI Kota Pontianak terus berinovasi dalam mendapatkan pendonor yang sudah tercatat datanya agar bisa datang kembali mendonorkan darahnya,” katanya.

Baca Juga: Rawat Budaya dan Nilai-nilai Masyarakat Madura, ILP Pontianak Gelar Technical Meeting Pemilihan Duta Lanceng Praben

Semmentara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu mengatakan PMI Kota Pontianak memiliki data-data pendonor berdasarkan nama dan alamat tinggal, serta berdasarkan golongan darah dan data tanggal terakhir mendonorkan darahnya.

“Sehingga setiap hari kita akan mengirim informasi untuk mengingatkan kepada para pendonor bahwa sudah saatnya mereka bisa mendonorkan kembali darahnya,” katanya.

Langkah ini, dikatakannya, sebagai upaya meningkatkan ketersediaan darah di PMI Kota Pontianak, selain aktif melakukan kegiatan donor darah di lapangan.

“Kita terus berupaya melakukan kegiatan gelar donor darah massal seperti hari ini,” katanya. ##

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita
Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP