LDII Kalbar Tanam Lima Ribu Pohon di Lahan Bekas Kebakaran

  • Whatsapp
LDII Tanam Lima Ribu Pohon di Lahan Bekas Kebakaran
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat melakukan penanaman lima ribu bibit pohon di lahan bekas kebakaran di Hutan Kota Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (4/4/2021).

KUBU RAYA, KALBAR SATU – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat melakukan penanaman lima ribu bibit pohon di lahan bekas kebakaran di Hutan Kota Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (4/4/2021).

Penanaman ini dilakukan dengan melibatkan banyak pihak, antara lain Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Lanud Supadio Pontianak, Kodim 1207/BS, Polres Kubu Raya, Pemerintah Desa Limbung, Batalyon Komando Paskhas 465 Brajamusti, Pertamina dan sejumlah pihak lainnya.

Bacaan Lainnya

Ketua DPW LDII Kalbar Susanto mengatakan bahwa penanaman ini merupakan bentuk kepedulian pihaknya akan degradasi lingkungan yang kian mengkhawatirkan. Melalui gerakan ini, lanjut Susanto, LDII juga ingin mengajak masyarakat untuk turut peduli akan pelestarian lingkungan.

BACA Di HUT PDI Perjuangan, Lasarus Instruksikan Tanam Pohon ke DPC hingga PAC

“LDII merasa terpanggil atas terjadinya degradasi lingkungan yang sangat luar biasa. Inilah kita mengedukasi, mengajak semua elemen masyarakat, khususnya di lingkungan sendiri untuk senantiasa menjaga merawat lingkungan,” katanya.

Susanto menambahkan bahwa selain bisa mencegah degradasi lahan, menanam pohon juga bisa menjadi sedekah jariah. Sebab kata dia, menanam pohon memiliki banyak sekali manfaat, seperti mengurangi polusi udara dan menjaga populasi makhluk hidup. Dengan segala manfaat tersebut, sambung Susanto, seseorang yang menanam pohon akan mendapatkan pahala yang terus mengalir.

“Apa yang kita lakukan hari ini akan dinikmati oleh anak cucu kita kelak. Maka, demi lingkungan yang lestari, menjadi suatu kewajiban bagi kita untuk merawatnya. Karena dengan merawat, berarti kita punya ibadah jariah yang terus mengalir manakala lingkungan itu terjaga,” tandasnya. #

Pos terkait

Tinggalkan Balasan