KALBAR SATU ID – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Mempawah resmi dilantik dalam resepsi pelantikan yang digelar pada Selasa, 25 November 2025. Momentum ini sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-58 Korps PMII Putri (KOPRI) PC PMII Mempawah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh jajaran Pengurus Besar PMII, yakni La Ode Abdurrahman Hasan (Wasekjen PB PMII) dan M. Hadi (Bidang Lembaga PB PMII), serta perwakilan PKC PMII Kalimantan Barat dan KOPRI PKC PMII Kalbar. Hadir pula Ketua Mabincab PC PMII Mempawah, Miftahul Akhyar, M.H, IKA PMII Mempawah, serta perwakilan pemerintah daerah yang diwakili Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Kurdiah, S.H., M.Si.
Sejumlah instansi turut memberikan dukungan, antara lain Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mempawah, Polres Mempawah, Kodim 1201, Kejaksaan Negeri Mempawah, DPRD Kabupaten Mempawah, OKP dan ormas se-Kabupaten Mempawah, serta jajaran kepengurusan komisariat dan rayon PMII se-Mempawah.
Acara berjalan lancar dan meriah, kemudian ditutup dengan peringatan Harlah KOPRI ke-58 melalui prosesi pemotongan tumpeng.
Ketua Cabang PMII Mempawah, Sahabat Hafit, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada jajaran PB PMII yang hadir di Bumi Galaherang, Kabupaten Mempawah.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh instansi pemerintah, kader, dan senior PMII atas dukungan penuh dalam menyukseskan pelantikan tersebut. Hafit mengajak pengurus baru untuk memperkuat soliditas dan memperluas kolaborasi dalam mengawal isu-isu daerah.
Pelantikan ini menjadi momentum bagi kita untuk saling menguatkan kepengurusan dan berperan aktif dalam setiap dinamika yang ada di Kabupaten Mempawah. Kami berharap PMII mampu berkolaborasi dengan pemerintah daerah, sejalan dengan tema kegiatan: ‘Menuju Era Perubahan dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045’,” ujarnya.
Perwakilan PKC PMII Kalimantan Barat, Zainul Arifin selaku Ketua Bidang Komunikasi dan Kelembagaan Organisasi, menegaskan bahwa pelantikan ini harus menjadi motivasi baru bagi seluruh pengurus.
“Semoga pasca pelantikan ini, semangat baru muncul untuk menjalankan tugas organisasi. Koordinasi antar jenjang—dari rayon hingga PB PMII—harus semakin kuat karena itu menjadi kunci majunya organisasi,” ujar Zainul.
Ketua Mabincab PC PMII Mempawah, Miftahul Akhyar, M.H, memberikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata PMII di tengah masyarakat.
“Ini adalah langkah awal bagi PC PMII Mempawah untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Bangun kegiatan positif, jaga koordinasi dengan para senior, dan hadirkan dukungan bagi pembangunan daerah,” pesannya.
Wasekjen PB PMII, La Ode Abdurrahman Hasan, menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat dari kader dan pemerintah daerah. Ia juga menegaskan bahwa PMII merupakan organisasi yang telah melewati banyak dinamika sejak berdiri pada tahun 1960.
“PMII telah melahirkan kader-kader berintelektual dan berintegritas yang mampu menjawab tantangan zaman. Semangat perjuangan dan kontribusi terhadap bangsa harus terus dijaga oleh seluruh kader di setiap generasi,” ungkapnya.
Perwakilan pemerintah daerah, Kurdiah, S.H., M.Si, menyampaikan permohonan maaf Bupati dan Wakil Bupati yang tidak dapat hadir. Ia kemudian membacakan amanah Bupati Mempawah kepada keluarga besar PMII.
“Selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus baru PC PMII Mempawah. Kami menaruh harapan besar kepada para pemuda, khususnya kader PMII, sebagai agen perubahan, pelopor kebaikan, dan penjaga nilai keislaman, kebangsaan, serta persatuan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Mempawah kini berkembang sebagai kota industri sehingga PMII memiliki ruang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Selanjutnya, Ketua KOPRI PC PMII Mempawah, Sindy Wulandari, menyampaikan harapan agar Harlah ke-58 menjadi momentum kebangkitan peran perempuan dalam organisasi.
“Dengan momentum harlah ini, semoga KOPRI semakin tumbuh sehingga perempuan bisa ikut berkontribusi menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol harapan baru bagi gerakan kader perempuan PMII di Mempawah.






