DaerahNews

Polisi Beberkan Fakta Peristiwa Dua Kelompok Saling Serang di Kampung Beting Pontianak

157
×

Polisi Beberkan Fakta Peristiwa Dua Kelompok Saling Serang di Kampung Beting Pontianak

Sebarkan artikel ini
Polisi Beberkan Fakta Peristiwa Dua Kelompok Saling Serang di Kampung Beting Pontianak
Polisi Beberkan Fakta Peristiwa Dua Kelompok Saling Serang di Kampung Beting Pontianak

KALBAR SATU, PONTIANAK – Minggu Malam 6 Februari 2022, dua kelompok di Kota Pontianak saling serang menggunakan senjata tajam. Peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak.

Akibat dari perkelahian dua kelompok itu, sejumlah pria dikabarkan luka – luka terkena sabetan senjata tajam dan dirawat di rumah sakit.

Advertiser
Image
Banner Ads

Peristiwa pertikaian itu sempat viral di media sosial yang beredar luas di tengah masyarakat. Terkait itu, Kapolresta Pontianak Komisaris Besar Polisi Andi Herindra membenarkan peristiwa serangan berdarah itu.

Baca Juga: Hadiri Raker dan Musker I, Bahasan: PCNU Bisa Bersinergi dengan Pemerintah Kota Pontianak

“Benar tadi malam (Minggu 6 Februari 2022) telah terjadi perkelahian antar dua kelompok, di daerah Beting,” katanya, Senin 7 Februari 2022.

Dibeberkan Kombespol Andi, bahwa peristiwa itu terjadi bermula dari informasi adanya seorang warga dari Kecamatan Pontianak Utara yang disandera di Kampung Beting, Kecamatan Pontianak Timur.

Dipicu informasi itu, kemudian ada 6 orang dari wilayah Pontianak Utara menyebrang menggunakan sampan bermotor ke wilayah Beting Pontianak Timur untuk menanyakan rekannya yang informasinya disandera.

Selanjutnya, dua kelompok warga itu terlibat cekcok dan sontak terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam.

Baca Juga: Kejati Kalbar: Kawasan GOR Khatulistiwa Pontianak Berubah Fungsi Tempat Berdagang

“Dari perkelahian itu terdapat 3 orang yang luka, dua orang masih dalam penanganan medis di rumah sakit dan satu sudah keluar dari rumah sakit. Tidak ada korban jiwa.”

“Yang perlu saya luruskan di masyarakat, jadi tak ada yang meninggal, korban ada Iskandar ini mengalami luka di wajah, lalu Siswandi luka dibahu Kiri, dan korban berinisial R warga Pontianak Utara, mengalami luka – luka tidak serius dan sudah diamankan di Polresta untuk dimintai keterangan,” jelas Kombespol Andi.

Adapun motif dari peristiwa, Kombespol Andi disampaikan pihaknya masih akan melakukan penyelidikan, tapi terdapat kuat dugaan penyerangan bermula dari permasalahan transaksi narkoba antar dua kelompok.

“Kita masih dalami, karena dari orang – orang yang kita amankan semua masih dalam proses pemeriksaan, tapi sejauh ini memang ada dugaan kesana, awal mula kejadian ini diawali salah paham masalah bisnis transaksi narkoba,”ungkapnya.

Kini pihak kepolisian mengamankan 4 orang yang sudah diamankan oleh Kepolisian, dan sudah ada 2 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Pihak Kepolresta mengatakan, ini merupakan murni kasus Pidana, oleh sebab itu ia berharap tidak ada yang mempelintir kasus ini ke arah SARA dan sebagainya, dan meminta kepada masyarakat untuk tenang.

“Peristiwa ini merupakan Pidana Murni tidak ada kaitannya dengan SARA,” tutupnya. ##

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita
Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP