Daerah

Sambut Tahun Baru di Pontianak Bakal Tak ada Keramaian

93
×

Sambut Tahun Baru di Pontianak Bakal Tak ada Keramaian

Sebarkan artikel ini
%Kalbar Satu%

KALBARSATU.ID – Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Handanu menyebutkan, guna menekan penyebaran kasus Covid-19, maka kegiatan tahun baru ini ditiadakan bahkan beberapa ruas jalan akan ditutup.

Ia juga mengatakan kegiatan tahun baru mesti diwaspadai adalah kegiatan. Jangan sampai kegiatan atau agenda tahun baru malah menaikan kembali posisi kita menjadi zona merah.

Advertiser
Image
Banner Ads

“Saat ini Kota Pontianak berada di zona oranye. Namun ketika melakukan testing di beberapa cafe dan warung kopi sudah ada kencenderungan mengalami penurunan kasus konfirmasi Covid-19,” katanya, Pontianak, Rabu 16 September 2020.

Dia menjelaskan bahwa siang tadi, Rabu 16 Desember 2020 telah melakukan Rapat bersama Satgas Penanganan Covid-19 termasuk Forkopimda membahas termasuk persiapan tahun baru.

“Insya Allah dari Wali Kota Pontianak akan mengeluarkan surat edaran terkait tahun baru tidak boleh ada kegiatan tahun baru ,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pada malam tahun baru tidak boleh ada kegiatan pesta kembang api, tidak boleh konpoi bahkan beberapa ruas jalan akan ditutup.

“Ada surat edaran nanti, tunggu saja. Karena diantaranya untuk menjaga posisi penurunan kasus yang sudah cukup baik di Kota Pontianak,” terangnya.

“Anggap saja ketika 1 Januari 2021 sama saja dengan 1 Februari. Jadi tidak ada yang istimewa dan biasa saja,” tambahnya.

Kemudian, kata dia, situasi yang berbeda mengharuskan untuk bersabar karena memang adanya pandemi Covid-19. Kalau tidak mengindahkan itu maka kita akan kembali zona merah.

Bahkan ia mencotohkan ketika pada bulan Oktober Faskes hampir bangkrut dan pada hari ini Faskes di rumah sakit sudah bisa bernafas dan memberikan pelayanan secara normal.

“Kalau masyarakat tidak bisa mengendalikan kerumunan potensinya akan kembali lagi ,” bilangnya.

Dirinya juga menyebutkan pada dua minggu terakhir ini tingkat penularan di Kota Pontianak sudah menurun. Meski masih tinggi, namun dibandingkan dengan Oktober dan November sudah menurun hampir 50 persen.

“Jika kita terus melakukan upaya ini dan kemudian ada tindaklanjutnya yakni berupaya jaga jarak, sering cuci tangan, dan memakai masker. Ini akan bisa landai seperti di awal Pandemi Covid-19,” katanya.##

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita
Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP