Tiga Pilar PDI-P Kubu Raya Hijaukan Pos Polisi dan Rumah Ibadah

  • Whatsapp
Tiga Pilar PDI Perjuangan Kabupaten Kubu Raya mengadakan gerakan penghijauan dengan menanam pohon di rumah pos polisi (Pospol) dan rumah ibadah/ISTIMEWA
Tiga Pilar PDI Perjuangan Kabupaten Kubu Raya mengadakan gerakan penghijauan dengan menanam pohon di rumah pos polisi (Pospol) dan rumah ibadah/ISTIMEWA

KALBARSATU.ID – Tiga Pilar PDI Perjuangan Kabupaten Kubu Raya mengisi peringatan Bulan Bung Karno dengan cara berbeda. Mereka mengadakan gerakan penghijauan dengan menanam pohon di rumah pos polisi (Pospol) dan rumah ibadah.

Pos polisi yang ditanami pohon ialah Pospol yang berada di Desa Lingga, sementara rumah ibadah yang dihijaukan adalah Gereja Santa Maria Lintang Batang, Teluk Bakung. Kedua lokasi yang dihijaukan tersebut berada di Kecamatan Sungai Ambawang.

Bacaan Lainnya

Gerakan penghijauan ini dipimpin pilar eksekutif PDI Perjuangan Kubu Raya Sujiwo. Kepada awak media, Sujiwo menerangkan kalau penghijauan ini merupakan bentuk kepedulian PDI Perjuangan terhadap kelestarian lingkungan.

“Penanaman pohon yang kami adakan ini adalah bentuk upaya kami dalam mencintai alam dan merawat kelestarian lingkungan. Apa yang kami lakukan adalah sebagai balasan atas segala kebaikan yang diberikan alam kepada manusia,” katanya usai menanam pohon di Pos Polisi Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Sabtu (27/6/2020).

Sujiwo yang juga Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat itu juga mengajak semua orang untuk ikut merawat kelestarian alam. Karena menurutnya, alam telah memberi banyak manfaat kepada manusia. Mulai dari makanan untuk dimakan, air untuk minum dan udara yang dihirup. Segala kebaikan alam tersebut, lanjut Sujiwo, tentu harus dibalas manusia dengan merawat kelestariannya.

“Tidak mesti dengan gerakan besar karena ada banyak tindakan kecil, tetapi berdampak besar bagi pelestarian alam, seperti menanam pohon, hemat listrik, dan bijak dalam penggunaan plastik. Tidak pernah ada kata terlambat untuk menyelamatkan alam. Biarlah aksi yang kita bikin dianggap kecil, tetapi, yang paling penting dari itu adalah tindakan tersebut berdampak nyata bagi upaya penyelamatan lingkungan. Mari menjadi solusi bagi lingkungan hidup kita masing-masing,” ajaknya.(Njb)

Pos terkait