Amalan Untuk Mencari Pasangan Hidup

  • Whatsapp
Amalan Untuk Mencari Pasangan Hidup
Ilustrasi

KALBARSATU.ID — Setiap insan pasti mempunyai keinginan untuk mendapatkan pasangan hidup apabila sudah saatnya untuk menikah. Namun, tidak semua orang mudah untuk mendapatkannya.

Karena merasa kesulitan untuk mendapatkan jodoh, adapula yang sampai memakai jalan pintas, yaitu dengan cara datang ke dukun pelet untuk meminta bacaan-bacaan yang dilarang dalam Islam.

Bacaan Lainnya

Bahkan apabila orang yang memakai cara tersebut, orang tersebut termasuk golongan musyrik. Sebab telah mempercayai dukun.

Maka dari itu, ada baiknya perbanyak membaca ayat berikut ini. Amalan ini didapatkan langsung dari Habib Abdullah bin Abdurrahman Al Muhdhar, Tarim, Hadramaut, Yaman mengambil doa tersebut yang telah dipanjatkan oleh Nabi Musa AS.

Ketika Nabi Musa keluar dari Mesir, Nabi Musa saat itu mengungsi ke Madyan. Namun, dipertengahan jalan Nabi Musa menemukan dua orang gadis yang sedang antri ingin memberi minum kambing gembalaannya.

Nabi Musa pun membantunya dengan mengangkat batu besar, dengan diangkatnya batu besar tersebut keluarlah 12 buah titik mata air. Berkat Nabi Musa mereka tidak perlu antri lagi untuk untuk mengambil air.

Setelah Nabi Musa menolong dua gadis yang merupakan seorang putri dari Nabi Syu’aib AS, ia kemudian berdoa kepada Allah SWT:

رَبِّ إِ نّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرِ فَقِيرٌ

Artinya: “Ya Tuhanku, sungguh aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang engkau turunkan kepadaku,” (surat Al Qashas ayat 24).

Setelah Nabi Musa AS membaca doa tersebut, tak lama kemudian ia didatangi oleh dua gadis yang ditolong tersebut. Tujuan datangnya kedua gadis tersebut adalah mengajak Nabi Musa untuk datang kerumahnya.

Setelah berbincang-bincang, Nabi Syu’aib AS meminta Nabi Musa untuk memilih diantara kedua anak gadisnya. Diantara yang besar dan kecil, Nabi Musa pun memilih yang lebih kecil diantara kakak beradik tersebut.

Perlu diingat, Syaikh Muhdhar mengajurkan agar ayat tersebut dibaca sebanyak-banyaknya. Wallahu a’lam Bish Shawab. #

Pos terkait

Tinggalkan Balasan