Islam

Kabar Duka, KH In’am Attaqi Ulama Ahli Qur’an Demak Wafat, Inilah keistimewaan Beliau

×

Kabar Duka, KH In’am Attaqi Ulama Ahli Qur’an Demak Wafat, Inilah keistimewaan Beliau

Sebarkan artikel ini
Kabar Duka, KH In'am Attaqi Ulama Ahli Qur'an Demak Wafat
Kabar Duka, KH In'am Attaqi Ulama Ahli Qur'an Demak Wafat

KALBARSATU.ID — Kabar duka datang dari ulama NU, “Inna lillahi wa innaa ilaihi raji’un”. Ulama ahli qur’an KH In’am Attaqi telah berpulang ke rahmatullah Senin 30 November 2020.

Almarhum merupakan pengasuh Pesantren Bustanu Usysyaqil Qur’an (BUQ) Betengan, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Advertiser
Image
Banner Ads

Almarhum dikenal sebagai salah satu ulama yang sabar, berwibawa, dan berhasil mencetak ribuan santri penghafal Al-Qur’an.

Dikutip dari NU Online Jateng, seorang santri Azmil Musthofa yang mulai ngaji di BUQ pada tahun 2003, merasakan hampir tak pernah melihat Sang Guru marah kepada siapapun.

Azmil menyebutkan sekelumit tentang keistimewaannya. Yakni, senantiasa istiqamah dalam mengajar santri.

“Yang saya kagumi dari beliau adalah keistimewaan dalam istiqamahnya mengajar santri. Itu salah satunya,” kata Azmil, Senin 30 November 2020.

Ketekunan mengajar santri tak terhalang meski dalam kondisi sakit, jika masih berada di rumah dan bisa mengajar. Walaupun dengan kursi roda tetap mengajar.

“Kalau tidak mengajar berarti sampun gerah sanget utawi ten rumah sakit. Kados akhir-akhir tahun niki opname ten rumah sakit, otomatis mboten saget mucal,” uraiya.

Azmil menuturkan, satu hal yang ia ingat adalah pesan untuk bersikap ‘prihatin’ atau bertirakat dengan Al-Qur’an. Selain itu, menanamkan sikap percaya diri kepada para santri agar bisa tampil dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Beliau selalu mendorong santri untuk percaya diri. Ampun minder kaliyan  tiyang-tiyang ingkang gadahi gelar sarjana. (Jangan minder terhadap orang yang memiliki gelar sarjana)”, pesannya.

Pesan lain, almarhum juga mewanti-wanti para santri untuk selalu tekun membaca Al-Qur’an dan belajar.

“Ojo deres sitik-sitik, tapi sitik-sitik deres. Ojo sinau sitik-sitik tapi sitik-sitik sinau. Beliau orang yang selalu ikhlas tanpa harapan apapun kecuali akhirat,” katanya menirukan.

Almarhum dimakamkan pagi ini, Selasa (1/12) di kompleks pemakaman Keluarga Besar BUQ Jalan Sunan Kalijaga, Betengan, Demak. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan keluarganya diberikan ketabahan serta para santri dan pecintanya diberikan ilmu yang bermanfaat. Aamin.(**)

Menyalinkode AMP