Tata Cara dan Niat Shalat Tasbih Malam Nisfu Syaban Lengkap dengan Bacaan dan Doanya

  • Whatsapp
Tata Cara dan Niat Shalat Tasbih Lengkap dengan Bacaan dan Doa Malam Nisfu Syaban
Tata Cara dan Niat Shalat Tasbih Lengkap dengan Bacaan dan Doa Malam Nisfu Syaban

KALBARSATU.ID – Artikel ini menyajikan informasi mengenai tata cara dan niat Shalat Tasbih adalah salat sunah yang diajarkan Rasulullah SAW kepada pamannya, Abbas bin Abdul Muthalib.

Dikutip dari banjarmasinpost.co.id, Dalil melaksanakan Shalat Tasbih terdapat dalam hadits yang diriwayatkan Abu Daud.

Bacaan Lainnya

Banyak sekali keutamaan melaksanakan Solat Tasbih. 

Waktu melaksanakan Salat Tasbih bisa di malam hari dan siang hari alias dapat dilakukan kapan pun asalkan tidak pada waktu-waktu yang dilarang.

BACA BACAAN DOA Buka Puasa Nisfu Syaban, Puasa Nisfu Syaban dan Niat Membaca Yasin 3 Kali

BACA BACAAN DOA BUKA PUASA RAMADHAN 2021 Lengkap dan Artinya Bahasa Indonesia

Sementara jumlah rakaat Salat Tasbih bisa dibedakan sebagai berikut:

  • Jika melakukan shalat sunah tasbih di siang hari, hendaklah dikerjakaan 4 rakaat dengan satu salam.
  • Apabila melakukan shalat sunah tasbih pada malam hari, hendaklah 4 rakaat dikerjakaan dengan dua salam (masing-masing dua rakat dengan satu salam).

Salat Tasbih tidak disunahkan secara berjamaah artinya dilaksanakan sendiri-sendiri.

Berikut Tata Cara Solat Tasbih:

Bacaan Niat Shalat tasbih

اُصَلِّىْ سُنَّةَ لَيْلَةِ نِصْفُ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ لِلّ هِ تَعَالَى

(Ushalli sunnata lailati nisfu sya’baana rak’ataini lillahi ta’alaa)

Artinya:

“Saya shalat sunnah nisfu syaban dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Tata Cara Solat Tasbih

Shalat tasbih berjumlah 4 rakaat. Jika dilakukan siang hari maka dikerjakan 4 rakaat sekali salam.

Sedangkan jika dilakukan malam hari, dikerjakan 4 rakaat dua kali salam.

Shalat tasbih dikerjakan sama dengan shalat lainnya.

Namun, pada shalat tasbih dibaca kalimat tasbih pada masing-masing rakaat sebanyak 75 kali.

Berikut tata cara shalat tasbih:

  1. Niat dan Takbiratul Ihram
  2. Membaca Surat Alfatihah dan Surat Pendek (lalu membaca kalimat tasbih 15 kali sebelum rukuk)
  3. Rukuk (membaca kalimat tasbih 10 kali sebelum i’tidal)
  4. I’tidal (membaca 10 kali kalimat tasbih sebelum sujud kedua)
  5. Sujud (membaca 10 kali kalimat tasbih sebelum duduk antara dua sujud)
  6. Duduk Antara Dua Sujud (membaca 10 kali kalimat tasbih sebelum sujud kedua)
  7. Sujud Kedua (membaca 10 kali kalimat tasbih)
  8. Duduk istirahat sebelum berdiri untuk rakaat kedua (membaca 10 kali kalimat tasbih)

Setelah itu pada rakaat kedua dilakukan seperti pada rakaat pertama. Bedanya, pada rakaat kedua, 10 kali kalimat tasbih dibaca setelah doa tahyat akhir atau sebelum salam.

Keajaiban Solat Tasbih

Dikutip dari Kompas.com, Salat tasbih diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada kita untuk dilakukan setiap hari, atau kalau tidak mampu dilakukan cukup seminggu sekali, atau sebulan sekali, atau setahun sekali.

Salat tasbih merupakan shalat sunnah yang di dalamnya pelaku sholat akan membaca kalimat tasbih (kalimat “Subhanallah wal hamdu lillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar”) sebanyak 300 kali (4 rakaat masing-masing 75 kali tasbih).

Salat ini diajarkan Rasulullah SAW kepada pamannya, yakni sayyidina Abbas bin Abdul Muthallib.

Hadits Rasulullah SAW kepada pamannya Abbas bin Abdul Muthallib yang berbunyi:

“Wahai Abbas pamanku, Aku ingin memberikan padamu, aku benar-benar mencintaimu, aku ingin engkau melakukan -sepuluh sifat- jika engkau melakukannya Allah akan mengampuni dosamu, baik yang pertama dan terakhir, yang terdahulu dan yang baru, yang tidak sengaja maupun yang disengaja, yang kecil maupun yang besar, yang tersembunyi maupun yang terang-terangan.

Sepuluh sifat adalah: Engkau melaksankan salat empat rakaat; engkau baca dalam setiap rakaat Al-Fatihah dan surat, apabila engkau selesai membacanya di rakaat pertama dan engkau masih berdiri, mka ucapkanlah: Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Ilallah Wallahu Akbar 15 kali, Kemudian ruku’lah dan bacalah do’a tersebut 10 kali ketika sedang ruku, kemudian sujudlah dan bacalah do’a tersebut 10 kali ketika sujud,

Kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali kemudian sujudlah dan bacalah 10 kali kemudian bangkitlah dari sujud dan bacalah 10 kali. Itulah 75 kali dalam setiap rakaat, dan lakukanlah hal tersebut pada empat rakaat. Jika engkau sanggup untuk melakukannya satu kali dalam setiap hari, maka lakukanlah, jika tidak, maka lakukanlah satu kali seminggu, jika tidak maka lakukanlah sebulan sekali, jika tidak maka lakukanlah sekali dalam setahun dan jika tidak maka lakukanlah sekali dalam seumur hidupmu” (HR Abu Daud 2/67-68)

Ibnu Ma’in. An-Nasaiy berkata: Ia tidak apa-apa.

Az-Zarkasyi berpendapat: “Hadis shahih dan bukan dhaif”. Ibnu As-Sholah: “Haditsnya adalah Hasan”

Hikmah salat adalah dapat mencegah perbuatan keji dan kemungkaran, tentu saja dari salat tasbih yang dilakukan dengan hati yang ikhlas diharapkan akan dapat pula seseorang yang melakukannya dicegah atau terjaga dari perbuatan-perbuatan yang keji lagi mungkar. #

Pos terkait

Tinggalkan Balasan