Islam

Tata Cara Sholat Jumat Terlengkap Mulai Dari Niat, Bacaan Serta Cara Pelaksanaan

305
×

Tata Cara Sholat Jumat Terlengkap Mulai Dari Niat, Bacaan Serta Cara Pelaksanaan

Sebarkan artikel ini
Sholat jumat
Tata cara sholat jumat

KALBAR SATU – Hari jumat merupakan salah satu hari yang paling mulia dari pada hari lainnya. Bagi umat muslim sangat dianjurkan untuk menunaikan ibadah sholat jumat. Adapun hukum sholat jumat adalah fardu’ain dan wajib dilakukan bagi setiap kaum laki-laki yang beragama islam. Namun hukum sholat jumat bagi perempuan adalah sunah. Saat yang lain sedang mengerjakan sholat jumat maka para perempuan cukup melaksanakan sholat Dzuhur seperti biasa.

Ibadah sholat jumat terdapat beberapa keistimewaan dari pada hari lainnya bahkan hari jumat mempunyai peristiwa penting yang terjadi. Hal tersebut diperkuat dalam sebuah “hadist Sebaik-baiknya hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, masuk dan keluar dari surga dan hari kiamat hanya akan terjadi pada hari Jumat.” (HR. Muslim).

Advertiser
Image
Banner Ads

Berikut adalah syarat sah dalam pelaksanaan sholat jumat
1.Dikerjakan saat memasuki waktu dzuhur
2.Harus dilakukan secara berjamaah
3.Diawali dengan bacaan Khutbah
4.Setelah Khutbah selesai membaca rukun dua Khutbah maka sholat jumat sudah dapat dimulai

Baca juga : Jadwal Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha Puasa Dzulhijjah, Arafah Dan Tarwiyah

Adapun syarat wajib sholat jumat sebagai berikut:
1.Beragama islam
2.Dewasa atau baligh
3.Tidak gila atau mengalami gangguan mental.
4.sehat jasmani dan rohani
5.Laki-laki
6.Bertempat tinggal tetap atau bermukim

Sunah-sunah sebelum sholat jumat
1.Bersih-bersih atau mandi
2.Memotong kuku dan mencukur kumis
3.Memakai pakaian yang bersih dan rapi
4.Menggunakan wewangian
5.Ber’itiqaf sambil berzikir, bershalawat serta membaca Al-quran
6.Mengerjakan sholat sunah tahiyatul masjid.
7.Saat masuk masjid sebaiknya membaca dua doa berikut ini:
-Allahummaf tahlii abwaaba rohmatik
Artinya: (Ya Allah, bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu)
-Bismillaah wassalaamu ‘ala rasuulillah. Allaahummaghfir lii dzunuubii waftahlii abwaaba rahmatik.
Artinya: (Dengan menyebut nama Allah dan salam atas Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah kepadaku pintu rahmat-Mu.)

Baca juga : Syarat Sah Hewan Qurban Idul Adha, Shohibul Qurban

Tata cara sholat jumat
1.Membaca niat
2.Takbiratul ihram
3.Membaca doa iftitah
4.Membaca surah Al-fatihah
5.Membaca surah pendek lainnya
6.Ruku dengan tumaninah
7.Itidal dengan tumaninah
8.Sujud dengan tumaninah
9.Duduk diantara dua sujud dengan tumaninah
10.Sujud kedua dengan tumaninah
11.Tasyahud akhir dengan tumaninah
12 .Terakhir salam

Niat Sholat Jumat (Imam)
Ushalli fardal jum’ati ada’an mustaqbilal qiblati imaman lillahi ta’ala.
Artinya: (Aku niat melakukan sholat Jumat dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala)

Niat sholat jumat (Makmum)
Ushalli fardal jum’ati ada’an mustaqbilal qiblati makmuman lillahi ta’ala.
Artinya: (Aku niat melakukan sholat Jumat dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala)

Membaca doa sholat jumat
Allahumma yaa ghaniyyu yaa hamiid yaa mubdi’u yaa mu’iid yaa rahiimu yaa waduud, aghninii bi halaalika ‘an haraamik wa bithaa’atika ‘an ma’shiyatik wa bifadhlika’aman siwaak.

Artinya: (Wahai Allah! Yang Maha Kaya, Yang Maha Terpuji, Yang Maha Mengadakan, Yang Maha Mengembalikan, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Mengasihi. Berikanlah aku kekayaan dengan barang-Mu yang halal, jauh dari barang yang haram, dan dengan berbuat taat kepada-Mu, jauh dari berbuat maksiat, dan dengan anugerah-Mu, jauh dari (meminta) kepada selain-Mu.)

Keutamaan atau keistimewaan sholat jumat:
1.Dapat menghapus dosa
“Di antara sholat lima waktu, di antara Jumat yang satu dan Jumat yang berikutnya, itu dapat menghapuskan dosa di antara keduanya selama tidak dilakukan dosa besar.” (HR. Muslim).

2.Berpahala besar
(Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat dengan mencuci kepala dan anggota badan lainnya, lalu ia pergi di awal waktu atau ia pergi dan mendapati khutbah pertama, lalu ia mendekat pada imam, mendengar khutbah serta diam, maka setiap langkah kakinya terhitung seperti puasa dan sholat setahun.” (HR. Tirmidzi).

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita
Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP