News

DPO Kasus Pencurian SDN 26 Desa Tebang Kacang Berhasil Ditangkap

225
×

DPO Kasus Pencurian SDN 26 Desa Tebang Kacang Berhasil Ditangkap

Sebarkan artikel ini
DPO Kasus Pencurian SDN 26 Desa Tebang Kacang Ternyata Untuk Pesta Narkoba
DPO Kasus Pencurian SDN 26 Desa Tebang Kacang Berhasil Ditangkap. Foto/Istimewa.

KALBAR SATU ID – RH Als Uwin (35) warga Dusun Wonosari harus berurusan dengan Tim Joker Polsek Sungai Raya Polsek Sungai Raya pasalnya ia diduga terlibat dalam serangkaian pencurian barang inventaris di Sekolah Dasar Negeri 26 Desa Tebang Kacang, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, dimana sebelumnya rekan satu jurusannya sudah diamankan pada kasus yang sama pada Selasa tanggal 24 Januari 2023 yang silam.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Arief Hidayat, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sungai Raya, AKP Hasiholan Saragih mengatakan, RH Als Uwin adalah DPO dari kasus pencurian SDN 26 Desa Tembang Kacang Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, diawali tertangkapnya AH pada 24 Januari 2023 oleh Tim Joker di rumahnya.

Advertiser
Image
Banner Ads

“Mendapatkan informasi dari masyarakat pada hari Jumat, 19 Mei 2023, RH Als Uwin berhasil ditangkap Tim Joker di rumahnya tanpa perlawanan setelah pelarian panjang yang dilakukan oleh pelaku, ungkap Hasiholan, saat dikonfirmasi Rabu (24/5/23).

“Dari 4 pelaku ini kami sudah mengamankan 2, dan sampai detik ini kami masih memburu 2 pelaku lainnya dalam kasus pencurian barang inventaris SDN 26 Tembang kacang,” ungkap Hasiholan.

Baca juga: Gelar Pelatihan SAR, Basarnas Pontianak Harapkan Sinergitas dengan Pontesi Pencarian dan Pertolongan

Hasiholan menerangkan, barang-barang yang diambil oleh keempat tersangka antara lain 100 batang kayu belian yang dilepas dengan membuka baut/mur yang sebelumnya digunakan sebagai tongkat bangunan sekolah, 50 batang kayu lokal bekas dan 120 lembar seng bekas yang sebelumnya disimpan di dalam perpustakaan sekolah.

Adapun total kerugian yang dialami oleh SDN 26 Desa Tebang Kacang mencapai Rp19.950.000,- (sembilan belas juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah).

Dari hasil penyidikan Tersangka mengakui perbuatannya dan barang-barang tersebut dijual AH (tersangka pertama) ke Kampung Beting Pontianak Timur dan mendapatkan hasil sebesar Rp.3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah) dan RH Als Uwin mendapat bagian sebesar Rp. 750.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan uang tersebut habis digunakannya untuk membeli Narkoba jenis sabu.

Baca juga: Arvin Kembali Harumkan Kubu Raya, Gondol Dua Trofi Kejuaraan Menembak Nasional Danjen Kopassus Cup

“Saat ini RH Als Uwin sudah kami tetapkan selaku tersangka atas kasus pencurian dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP pidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya.

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita
Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP