News

Forkopimda Gelar Focus Group Discussion, Cegah Lonjakan Inflasi Akibat Kenaikan BBM

98
×

Forkopimda Gelar Focus Group Discussion, Cegah Lonjakan Inflasi Akibat Kenaikan BBM

Sebarkan artikel ini
Forkopimda Gelar Focus Group Discussion, Cegah Lonjakan Inflasi Akibat Kenaikan BBM
Forkopimda Gelar Focus Group Discussion, Cegah Lonjakan Inflasi Akibat Kenaikan BBM. Foto/ISTIMEWA.

KALBAR SATU ID, PONTIANAK– Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) antara Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat bersama Masyarakat dan Mahasiswa yang dilaksanakan di Hotel Mercure Pontianak pada hari Selasa (6 September 2022).

Dalam sambutan yang disampaikan, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., mengatakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) pasti ada dampaknya, seperti transportasi umum yang berpengaruh pada harga dan dapat menyebabkan masalah inflasi dan sebagainya.

Advertiser
Image
Banner Ads

Baca juga: Angka Penceraian Tertinggi di Indonesia, Nomor 1 Provinsi Apa, Faktor Utama?

Baca juga: Presiden Jokowi Akan Kunjungi Kalbar, DPD GMNI Kalimantan Barat Sampaikan Aspirasi

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sudah menyiasati hal itu dengan melakukan 2 hal. Pertama, menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat yang betul-betul tidak mampu. Kedua, kami melakukan operasi pasar dan selalu mengikuti komponen yang harganya naik dalam menghitung inflasi,” terang H. Sutarmidji.

Baca juga: Jagokan Lasarus Maju Gubernur, Sekretaris PDIP Kalbar Karolin Minta Kader Rapatkan Barisan

Tujuan digelarnya operasi pasar di kecamatan yang ada di Kalbar adalah untuk mencegah terjadinya lonjakan inflasi dan tingginya harga pangan.

“Itu yang kami lakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lonjakan inflasi. Alhamdulillah, hingga Kalbar sampai hari ini termasuk daerah dengan inflasi kategori rendah,” jelasnya lagi.

Baca juga: Binda Kalbar Komitmen Vaksinasi Covid-19 Terjangkau ke Seluruh Pelosok di Kalimantan Barat

Selain itu, Pertamina diminta untuk tetap stabil dalam pendistribusian, terutama pada komponen yang sering menjadi penyumbang kenaikan harga di pasaran seperti Liquefied Petroleum Gas (LPG).

“Saya menyarankan agar pendistribusian LPG 3 Kg langsung ke BUMDes. Jadi, harus tersedia di desa-desa. Kalau ada kelangkaan LPG di satu desa, kita bisa langsung tunjuk pemasaran di desa itu. Sehingga, hal ini memudahkan pengangkutan jika pemerintah mengadakan subsidi,” jelas Gubernur Kalbar.

Baca juga: Sebanyak 109 Mahasiswa Afkar Yarsi Pontianak di Wisuda di Qubu Resort

Senada dengan hal itu, Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Suryanbodo Asmoro mengatakan terkait kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jajaranya selalu memantau antrian BBM terutama di SPBU serta menindak tegas jika ditemukan Pengelola atau oknum nakal yang menimbun BBM.

“Kita lakukan patroli dan memantau terus antrian BBM terutama di SPBU sehingga terjaga Harkamtibmas yang kondusif disaat kenaikan BBM saat ini, dan saya pastikan akan tindak tegas siapapun yang melakukan pelanggaran,” tegas Kapolda.

Baca juga: Link Daftar Bansos BLT BBM 300 Ribu: Cara Ajukan Diri Lewat Aplikasi Cek Bansos Resmi

Selain itu bagi masyarakat yang ingin berunjuk rasa Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Suryanbodo Asmoro mempersilahkan, asalkan tertib dan tidak mengganggu masyarakat umum.

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita
Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP