News

Kasus Covid-19 Mulai Melonjak, Satgas Gencarkan Monitoring Titik Keramaian

67
×

Kasus Covid-19 Mulai Melonjak, Satgas Gencarkan Monitoring Titik Keramaian

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan arahan kepada petugas yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Kota Pontianak pada apel siaga di Halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (14/2) malam.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan arahan kepada petugas yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Kota Pontianak pada apel siaga di Halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (14/2) malam.

PONTIANAK, KALBAR SATU ID- Menyikapi mulai meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Pontianak akhir-akhir ini, Tim Satgas Covid-19 Kota Pontianak kembali menggencarkan monitoring dan pengawasan terhadap tempat-tempat keramaian seperti warung kopi dan kafe serta taman-taman.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang juga selaku Ketua Tim Satgas Covid-19 Kota Pontianak menerangkan, pihaknya menerjunkan petugas yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Pontianak untuk melakukan sosialisasi dan memastikan penerapan protokol kesehatan di lapangan.

Advertiser
Image
Banner Ads

Baca juga: Heboh! Kantor Bupati Kayong Utara di Kalbar Terbakar, Berkas Ikut dilahap Api

Baca juga: Pemkab Gunung Mas Belajar Soal UMKM dan Waterfront ke Pemkot Pontianak

“Malam ini kita terjunkan petugas dari Tim Satgas Covid-19 untuk memonitor titik-titik kerumunan seperti warung kopi dan kafe serta taman-taman yang tersebar di Kota Pontianak,” ujarnya usai apel siaga Tim Satgas Covid-19 Kota Pontianak di halaman depan Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (14/2) malam.

Kepada para pelaku usaha, lanjutnya, diminta untuk memperhatikan jam operasional tempat usaha sesuai dengan status PPKM Level 2 di Kota Pontianak, yang dibatasi hanya sampai pukul 21.00 WIB. Sementara waktu operasional taman-taman hanya diperkenankan sampai pukul 20.00 WIB. Demikian pula kapasitas pengunjung warkop dan kafe yang sebelumnya full hingga 100 persen, dikurangi menjadi 50 persen dari kapasitas ruangan. Tujuannya agar pada tempat-tempat tersebut tidak menimbulkan kerumunan yang pada akhirnya berpotensi penularan Covid-19.

Baca juga: Wako Edi Sayangkan Penentuan Capaian Vaksinasi Berdasarkan NIK

“Kita akan terus melakukan upaya-upaya monitoring, terlebih pada malam-malam libur dan akhir pekan,” terangnya.

Edi mengingatkan masyarakat untuk senantiasa mematuhi dan memperketat penerapan protokol kesehatan. Warga juga diimbau untuk menghindari kerumunan-kerumunan supaya terhindar dari penularan virus corona yang mulai melonjak kembali.

“Upaya ini untuk menekan jumlah kasus Covid-19 agar tidak semakin meluas,” ungkapnya.

Baca juga: Wali Kota Pontianak: Tata Taman dan Fasilitas di Pontianak Utara

Menurutnya, kasus Covid-19 di Kota Pontianak memang menunjukkan tren yang meningkat dari jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebagai catatan, terhitung sejak tanggal 1 Januari 2022 hingga hari ini, kasus konfirmasi positif Covid-19 berjumlah 919 orang. Sementara jumlah yang sembuh sekitar 200 orang. Sisanya ada yang dirawat di rumah sakit dan sebagian besar isolasi mandiri. Sedangkan yang meninggal dunia tercatat dua orang.

“Dari jumlah kasus terkonfirmasi positif, memang banyak yang belum divaksin. Oleh sebab itu kita mengimbau masyarakat untuk segera divaksin,” tutupnya.

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita
Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP