Scroll untuk baca artikel
News

Pria di Kubu Raya Gantung Diri di Dalam Rumah, Polisi Langsung Datangi TKP

321
×

Pria di Kubu Raya Gantung Diri di Dalam Rumah, Polisi Langsung Datangi TKP

Sebarkan artikel ini
Pria di Kubu Raya Gantung Diri di Dalam Rumah, Polisi Langsung Datangi TKP
Pria di Kubu Raya Gantung Diri di Dalam Rumah, Polisi Langsung Datangi TKP. Foto/Istimewa.

KALBAR SATU ID – Polsek Sungai Raya mendatangi TKP bunuh diri di salah satu Komplek Perumahan Jalan Raya Kapur, Dusun Bunut Jaya Desa Mekar Baru Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, pada hari Jum’at, (7/7/23) pukul 22.00 Wib.

Seorang laki-laki ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya dengan menggunakan seutas kabel berwarna putih di ruang makan rumahnya.

Advertiser
Banner Ads

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengungkapkan, Korban bernama Amat (44), seorang karyawan swasta, dari keterang istrinya sekitar pukul 17.00 WIB, suaminya pulang ke rumah dalam keadaan emosi dan terlibat cekcok dengan istrinya.

Baca juga: Polda Kalbar Tetapkan Satu Tersangka Terkait Kasus 2 Anak Hilang di Pontianak

Kemudian Ade menerangkan kronologis secara singkat, bahwa korban mengunci istrinya dan anaknya di dalam kamar secara paksa, selanjutnya Istrinya ini memaksa membuka pintu namun setelah istrinya korban dapat membuka pintu kamar, ia (istri korban) mendapati suaminya (Amat) telah menggantung dirinya di ruang makan. Dalam keadaan terkejut, istrinya segera meminta pertolongan warga sekitar untuk menurunkan jenazah suaminya.

“Saat ditemukan, Korban dalam posisi tergantung dengan leher dibelit seutas kabel putih yang ruang makan dan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Dibawah jenazah tergeletak sebuah kursi plastik,” terang Ade saat dikonfirmasi, Sabtu (8/7/23) siang.

Baca juga: Tersengat Listrik, Kernet Sopir Kontainer di Kubu Raya Alami Luka Bakar

Selanjutnya pihak Kepolisian Sektor Sungai Raya bersama Keluarga Korban membawa jenazah ke RS Anton Soedjarwo untuk dilakukan pemeriksaan Visum Et-Repertum untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan memutuskan untuk membawa jenazah ke Yayasan untuk dilakukan kremasi (pemakaman).

“Untuk motif dan penyebab kematian korban masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib,” tegas Ade.

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita