News

Sujiwo Ditugasi DPP PDI-P Jadi Balon Bupati Kubu Raya

206
×

Sujiwo Ditugasi DPP PDI-P Jadi Balon Bupati Kubu Raya

Sebarkan artikel ini
Sujiwo Ditugasi DPP PDI-P Jadi Balon Bupati Kubu Raya
Sujiwo Ditugasi DPP PDI-P Jadi Balon Bupati Kubu Raya. Foto/Istimewa.

KALBAR SATU ID, KUBU RAYA – Wakil Bupati Kubu Raya periode 2019-2024 Sujiwo ditugasi DPP PDI Perjuangan untuk maju sebagai Balon Bupati Kubu Raya. Penugasan itu ditandai dengan surat tugas yang diberikan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar Lasarus pada Kamis (6/6/2024) malam.

Menerima penugasan dari DPP PDI-P, Sujiwo merasa makin percaya untuk maju di Pilkada Kubu Raya. Dia pun terima kasih dan menyampaikan apresiasinya pada segenap keluarga besar partai banteng.

Advertiser
Image
Banner Ads

Baca juga: Sujiwo Tebar Bantuan Untuk TK ABA Muhammadiyah se-Kubu Raya

“Terima kasih yang tidak terhingga atas penugasan yang diberikan DPP PDI Perjuangan. Ini jadi tambahan motivasi untuk berkontestasi di Pilkada Kubu Raya,” ucapnya dalam keterangan tertulis di Kubu Raya, Jumat (7/6/2024).

Baca juga: Lasarus Sebut PDI Perjuangan Tetap Akan Bentuk Poros di Pilgub Kalbar 2024

Sujiwo mengungkapkan bahwa ia akan lebih intens menjajaki komunikasi dengan partai politik lain setelah mendapat surat tugas ini. Komunikasi yang lebih intensif dengan parpol lain itu ia lakukan guna mencari mitra koalisi di Pilkada.

Baca juga: Sujiwo Bagikan Ribuan Speaker Aktif untuk Kelompok Masyarakat di Kubu Raya

“DPP memerintahkan kepada kandidat yang diberikan tugas untuk berkomunikasi secara intensif dengan partai politik lain. PDI Perjuangan di Kubu Raya hanya tujuh kursi jadi belum cukup untuk mengusung sendiri. Perlu tambahan dua kursi lagi sehingga kita mesti bekerja sama dengan partai lain,” ucap Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat tersebut.

Sujiwo merupakan satu di antara 9 kader banteng yang ditugasi DPP PDI Perjuangan untuk maju sebagai kandidat kepala daerah. Kader PDI Perjuangan Kalbar yang turut diberikan surat tugas ialah Karolin Margret Natasa di Pilkada Landak, Fransiskus Diaan di Kapuas Hulu, Tjhai Chui Mie di Singkawang, dan Yohanes Ontot di Kabupaten Sanggau. Adapun empat nama lainnya, yakni Malin di Kabupaten Melawi, Sukiryanto di Kota Pontianak, Jeffray Edward di Sintang, dan Thomas Aleksander di Ketapang.

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita
Menyalinkode AMP

Tinggalkan Balasan

Menyalinkode AMP