Scroll untuk baca artikel
News

Terjatuh Dalam Kolam, Bocah 9 Tahun di Kubu Raya Meninggal Dunia

91
×

Terjatuh Dalam Kolam, Bocah 9 Tahun di Kubu Raya Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Terjatuh Dalam Kolam, Bocah 9 Tahun di Kubu Raya Meninggal Dunia
Terjatuh Dalam Kolam, Bocah 9 Tahun di Kubu Raya Meninggal Dunia. Foto/Istimewa.

KALBAR SATU ID – Seorang bocah berinisial GN (9) warga Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya meninggal dunia, pada Sabtu (30/3/24) lalu, ketika GN diduga terjatuh bersama temannya, YS (9), saat berusaha mengambil sandal yang terjatuh ke dalam galian di belakang asrama PT FSL Cabang Andok.

Kapolsek Batu Ampar, IPDA Fahri Ahmad, yang dikonfirmasi melalui Kasubsi Penamas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan kejadian memilukan tersebut. Ade menjelaskan bahwa GN meninggal dunia di dalam kolam galian yang dibuat PT FSL untuk selokan asrama karyawan divisi SJJ.

Advertiser
Banner Ads

“Sebelum kejadian, korban hendak mengambil sandalnya yang terjatuh di dalam kolam itu. Setelah berhasil mendapatkan sandalnya, GN naik dari dalam kolam dibantu oleh temannya, YS,” ungkap Ade pada Senin (1/4/24).

Namun, nasib tragis menimpa keduanya ketika tanah pijakan YS runtuh, menyebabkan keduanya tercebur kembali ke dalam kolam tersebut. Meskipun YS berhasil selamat dan berusaha mencari GN, namun upaya tersebut sia-sia karena GN tidak kunjung timbul ke permukaan.

“YS pun berteriak meminta bantuan kepada warga setempat dan segera naik ke permukaan untuk meminta pertolongan,” tambah Ade.

GN akhirnya ditemukan oleh warga sekitar pukul 10.30 WIB di dalam kolam tersebut. Meskipun segera dibawa ke puskesmas terdekat, namun nyawa GN tidak dapat tertolong.

Ade menyatakan bahwa saat ini korban telah dimakamkan, dan pihak Kepolisian Polsek Batu Ampar telah melakukan imbauan serta koordinasi dengan pihak perusahaan untuk menutup lubang galian tersebut, agar kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang.

“Saat ini korban sudah dikebumikan, dan Kapolsek Batu Ampar juga sudah melakukan imbauan dan koordinasi dengan pihak perusahaan untuk dapat menutup lubang galian tersebut, agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Ade.

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita

Tinggalkan Balasan