Scroll untuk baca artikel
Pemilu 2024
News

Ternyata Pelaku Pembuang Bayi di Kubu Raya Seorang Janda

161
×

Ternyata Pelaku Pembuang Bayi di Kubu Raya Seorang Janda

Sebarkan artikel ini
Polres Kubu Raya
Polres Kubu Raya saat mengamankan pelaku dan barang bukti atas pembuangan bayi,- FOTO/Istimewa.

Kalbar Satu, Kubu Raya – Pengejaran pelaku pembuangan bayi berkelamin wanita di tempat sampah Komplek Batara II RT.09/RW.01 Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya pada hari Selasa 28 Februari 2023 pukul 10.00 WIB menemukan titik terang.

Serangkaian penyelidikan yang dilakukan Tim Joker Polsek Sungai Raya jajaran Polres Kubu Raya mendapatkan hasil yang jelas.

Advertiser
Banner Ads

Baca juga: Viral! Kabar Penculikan Anak di Kubu Raya, Polisi Berikan Fakta Sebenarnya

Wanita berinisial MW (38) asal Ketapang berstatus janda yang bekerja selaku buruh cuci pakaian berhasil diamankan dalam tempo tiga hari.

Penangkapan pelaku dibenarkan oleh Kapolres Kubu Raya AKBP Arief Hidayat, S.H., S.I.K melalui Kapolsek Sungai Raya AKP Hasiholand Saragih, S.H., merupakan Penggagas Tim Joker Polsek Sungai Raya.

Baca juga: Polres Kubu Raya Tangkap Pelaku Pencurian Satu Unit Sepeda Motor

“Penangkapan pelaku tidak jauh dari lokasi pembuangan bayi yang merupakan anak hasil hubungan gelap MW dengan pria lain,” kata Hasiholand dalam keterangan rilis yang diterima pada Jumat, 3 Maret 2023.

Wanita itu telah diamankan Tim Joker yang dipimpin Aiptu Lintong Pandiangan dan bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas Sungai Raya Dalam Aiptu Ardi Witono di rumahnya yang beralamat di Komp Bumi Batara 3 Gg. Suka Damai Desa Sungai Raya Dalam pada Kamis sore (02/03/2023).

Baca juga: Misterius, Janda Muda Melahirkan Tanpa Tanda Hamil: Perut Tiba-tiba Buncit

“Perlu diketahui pada saat penemuan bayi tersebut kami langsung melakukan pengusutan dengan menggali keterang saksi-saksi dan memeriksa CCTV di beberapa sudut, dengan bantuan masyarakat dan kerja sama Tim Joker bersama Bhabinkamtibmas Sungai Raya dalam kami dapat mengamankan pelaku pembuangan bayi tersebut,” jelas Hasiholand.

Selanjutnya, pelaku dan barang bukti berupa sepeda mini warna pink kombinasi putih selaku sarana pelaku membuang bayi tersebut diamankan ke Polsek Sungai Raya untuk dilakukan penyidikan mendalam.

Baca juga: Seorang Pria Tewas di Tangan Janda 17 Tahun, Awalnya diajak Kencan ke Kamar Kos

“Saat dilakukan interogasi, pelaku mengakui (membenarkan, red) melakukan pembuangan bayi yang merupakan anak kandungnya ke tempat pembuangan sampah di Komplek Batara II RT.09 RE.01 Desa Sungai Raya Dalam dengan menggunakan sepeda mini kombinasi warna pink dan putih. Pelaku diduga membuang bayinya karena malu memiliki bayi hasil hubungan gelap dengan pria lain,” papa Hasiholand.

Fakta baru terungkap, masih keterangan Hasiholand, saat pelaku diintrogasi oleh petugas lelaki atau ayah dari bayi tersebut adalah pria berinisial AN (40) warga Jalan Tanjung Harapan Kelurahan Banjar Serasan Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak.

Baca juga: 12 Situs Link Live Streaming Nonton Bola Gratis dan Berbayar Terlengkap 2022

“Penangkapan AN ini langsung di rumahnya oleh Tim Gabungan (Joker Polsek Sui Raya, Resmob Dit Reskrimum Polda Kalbar, Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Kubu Raya) pada pukul 20.45 WIB tanpa perlawanan. Setelah pengakuan dari AN tim gabungan langsung mengamankan ke Polsek Sungai Raya untuk dilakukan penyelidikan mendalam,” ungkap Hasiholand.

Kapolsek Sungai Raya itu pun menambahkan keduanya mengakui bahwa bayi tersebut adalah bayi hasil hubungan gelap keduanya dan saat ini kasus tersebut ditangani oleh Subdit 4 Renata Polda Kalimantan Barat (Kalbar) untuk dilakukan penyelidikan mendalam motif kedua tersangka membuang darah dagingnya sendiri.

Baca juga: Kapolres Kubu Raya Lakukan Investigasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kecamatan Sungai Kakap

“Kami dari Polres Kubu Raya mengucapkan terima kasih atas bantuan masyarakat dalam pengungkapan kasus pembuangan bayi ini, serta kami menghimbau kepada warga Kubu Raya jangan berbuat dosa lebih dalam setelah melakukan dosa diawal, membuang bayi tanpa dosa adalah perbuatan keji,” ungkapnya.

“Jika ketidakinginan memiliki bayi silahkan serahkan kepada dinas sosial agar dapat diasuh oleh orang yang bertanggung jawab. Semoga kejadian ini tidak terulang baik di Kabupaten Kubu Raya maupun di Provinsi Kalimantan Barat,” pungkasnya.

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita