Opini

Tafsir Hasil Istikharah Pemilihan Ketua Dewan Syuri Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) KALBAR Perspektif Gus Andi Is’af Khalilullah

385
×

Tafsir Hasil Istikharah Pemilihan Ketua Dewan Syuri Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) KALBAR Perspektif Gus Andi Is’af Khalilullah

Sebarkan artikel ini
Tafsir Hasil Istikharah Pemilihan Ketua Dewan Syuri Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi'iyah (IKSASS) KALBAR Perspektif Gus Andi Is'af Khalilullah
Tafsir Hasil Istikharah Pemilihan Ketua Dewan Syuri Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi'iyah (IKSASS) KALBAR Perspektif Gus Andi Is'af Khalilullah.

KALBAR SATU ID – Sebagai pengantar dari tulisan ini, saya akan menampilkan sekilas profil ketua Dewan Syuri Kalbar.

Ibu Marsuni, S.Ag M.Pd, Lahir di Pontianak, 2 Mei 1976. Alamat : Jl. Putri data hitam gg pelita no 34. Suami: Sarijan Aziz, S. Ag.M.Pd.I. dikarunia 2 orang putri bernama Nuris Shofyyatul Widad, S.Ag dan Nura Husna Sahila. Pekerjaan saat ini adalah Kepala MA Sirajiul Ulum Pontianak. Latar pendidikan; SDN 76, MTsN 1, SMA Ibrahimy, S1 : IAI Ibrahimy, S2 :IAIN Pontianak.

Advertiser
Image
Banner Ads

Sedangkan Organisasi yang diikuti saat ini adalah: Ketua Majelis Syuri IKSASS Rayon Kalbar, Ketua PD Himpaudi Kota Pontianak, Pengurus Pokja Bunda PAUD Kota Ptk, Ketua PC Fatayat NU Kota Pontianak, Pengurus PW Fatayat NU Kalbar, Ketua DPD Gerakan Kewirausahaan Kalimantan Barat, Wakil Ketua KPAD Kota Pontianak, Asesor BAN PAUD Kalbar, Pengurus Lembaga Pendidikan As’adiyah Pontianak.

Dari ilustrasi diatas, berikut penjelasan Hasil istikharah Pengasuh terkait Penetapan Dewan Syuri IKSASS KALBAR.

وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَٰبِ مُوسَىٰٓ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ مُخْلَصًا وَكَانَ رَسُولًا نَّبِيًّا. وَنَٰدَيْنَٰهُ مِن جَانِبِ ٱلطُّورِ ٱلْأَيْمَنِ وَقَرَّبْنَٰهُ نَجِيًّا. وَوَهَبْنَا لَهُۥ مِن رَّحْمَتِنَآ أَخَاهُ هَٰرُونَ نَبِيًّا. وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَٰبِ إِسْمَٰعِيلَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صَادِقَ ٱلْوَعْدِ وَكَانَ رَسُولًا نَّبِيًّا. وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُۥ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱلزَّكَوٰةِ وَكَانَ عِندَ رَبِّهِۦ مَرْضِيًّا. وَٱذْكُرْ فِى ٱلْكِتَٰبِ إِدْرِيسَ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ صِدِّيقًا نَّبِيًّا. وَرَفَعْنَٰهُ مَكَانًا عَلِيًّا أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمَ ٱللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلنَّبِيِّۦنَ مِن ذُرِّيَّةِ ءَادَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ وَمِن ذُرِّيَّةِ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْرَٰٓءِيلَ وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَٱجْتَبَيْنَآ ۚ إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُ ٱلرَّحْمَٰنِ خَرُّوا۟ سُجَّدًا وَبُكِيًّا ۩۞ فَخَلَفَ مِنۢ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَٱتَّبَعُوا۟ ٱلشَّهَوَٰتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّاإِلَّا مَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ صَٰلِحًا فَأُو۟لَٰٓئِكَ يَدْخُلُونَ ٱلْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ شَيْـًٔا.جَنَّٰتِ عَدْنٍ ٱلَّتِى وَعَدَ ٱلرَّحْمَٰنُ عِبَادَهُۥ بِٱلْغَيْبِ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ وَعْدُهُۥ مَأْتِيًّا.لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا إِلَّا سَلَٰمًا ۖ وَلَهُمْ رِزْقُهُمْ فِيهَا بُكْرَةً وَعَشِيًّا.تِلْكَ ٱلْجَنَّةُ ٱلَّتِى نُورِثُ مِنْ عِبَادِنَا مَن كَانَ تَقِيًّا. وَمَا نَتَنَزَّلُ إِلَّا بِأَمْرِ رَبِّكَ ۖ لَهُۥ مَا بَيْنَ أَيْدِينَا وَمَا خَلْفَنَا وَمَا بَيْنَ ذَٰلِكَ ۚ وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيًّا

Ayat diatas menjelaskan bahwa Nabi Musa tidak sekedar meminta agar Nabi Harun dijadikan seorang yang saleh nan bertakwa, namun juga meminta sesuatu yang luar biasa, agar saudaranya diangkat sebagai Nabi untuk berdakwah bersamanya, dan Allah pun mengabulkan permintaannya.

Baca juga: Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak Buka Lowongan Kerja untuk 33 Posisi Tahun 2023

Tugas utama Nabi Harun adalah jangan sampai kaum Bani Israil terjeremus kembali ke dalam kesesatan. Bahkan dalam ayat tersebut, Allah juga meminta kepada Nabi Muhammad untuk menceritakan tentang kisah Nabi Ismail yang jujur dan amanah.

Nabi Ismail juga mengajak untuk mengerjakan salat dan menunaikan zakat; dan ia adalah seorang yang diridai di sisi Tuhannya. Melalui ayat ini Allah memuji Ismail ibnu Ibrahim a.s. Ismail adalah bapak moyang orang-orang Arab Hijaz.

Selain itu juga, Allah tidak mengisahkan kisah Nabi Idris ‘Alaihissalam secara panjang lebar. Allah hanya menyebutkan bahwa Idris ‘Alaihissalam adalah seseorang yang selalu benar dan jujur, selalu membenarkan ayat-ayat Allah, dan dia adalah seorang nabi yang Allah tempatkan pada tempat yang tinggi.

Mereka itu semua yang diceritakan dalam Al-Qur’an adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih.

Baca juga: Gadis ABG Open BO via MiChat Terungkap Lewat Razia Prostitusi Online, Berapa Tarif Sekali Kencan? Simak Faktanya

Dari beberapa Kisah Nabi Nabi Sholeh diatas, bisa jadi Hasil istikharah Pengasuh ini menunjukkan Bahwa Ustadha Marsuni dikisahkan sebagai Nabi Harun yang diminta sebagai penyambung lidah dan penyambung tangan pengasuh.

Dan dimungkinkan juga para Alumni dan teman teman IKSASS masih banyak yang jarang sholat bahkan meninggalkan sholat.

Sedangkan kita ketahui bersama bahwa IKSASS tempatnya orang yang suka sholat, sedekah dan melakukan kebaikan lainnya.

Yang dikhawatirkan adalah IKSASS mengalani Krisis generasi, yakni Krisis sosok pemimpin yang betul betul sesuai dengan apa yang diinginkan IKSASS. Karena masih banyak yang mengabaikan sholat, mengikuti hawa nafsu.

Yang harus kita renungkan bersama adalah, jangan jangan selama ini kita menjadikan IKSASS sebagai sarana atau tempat untuk mencari keuntungan bukan malah menguntungkan.

Selain diatas, IKSASS juga tempat untuk melakukan aktivitas belajar mengajar. IKSASS bukan sekedar organisasi biasa, akan tetapi didalamnya ada Ta’lim, Pengajian ,dan Pengajaran.

Sedangkan kita tau, bahwa sekarang ini yang terpilih adalah wanita (Ustadha marsuni). Artinya apa, kita harus memahami bahwa orang yang Sholeh itu lahir dari ibu yang Sholehah.

Oleh karena itu Nabi menyebutkan bahwa perempuan adalah tiang sebuah negara. Kita berharap ustadha Marsuni menjadi sosok ibu dan menjadi Ibu yang Sholehah bagi kita semua sehingga mencetak kader kader yang Sholeh juga.

Karena tidak mungkin kader yang Sholihin itu terlahir dari ibu yang tidak Sholehah. Kita harus berhusnuddhon, barangkali kapasitas Ustadha Marsuni masuk dalam taraf itu, sehingga dipercaya oleh kiai untuk menjadi Dewan Syuri dengan harapan bisa mensholehkan seluruh temen temen IKSASS ini.

Wallahu A’lam

Penulis : Farida Asy’ari
Dosen Politeknik Negeri Pontianak
Email : faridaasyari87@gmail.com

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita
Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP