Dukung Penuh Politik Hijau, Sujiwo Ajak Masyarakat Bersahabat dengan Alam

  • Whatsapp
Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar Panen 2,5 Ton Tomat
Sujiwo saat meninjau Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar.

KUBU RAYA, KALBARSATU.ID – Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat (Kalbar) Sujiwo mendukung penuh gerakan politik hijau yang selalu digaungkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Menurut Sujiwo, politik hijau atau politik yang berorientasi pada pelestarian lingkungan sudah seharusnya dilaksanakan demi mencegah bertambah parahnya kerusakan lingkungan.

Bacaan Lainnya

“Berpolitik dengan memperhatikan kelestarian lingkungan harus dimulai sejak dini supaya kerusakan lingkungan kita tidak bertambah parah. Karenanya, apa yang selalu dikampanyekan oleh Ibu Ketua Umum itu merupakan sikap yang sangat jitu dan saya sangat mendukung gerakan tersebut (politik hijau),” kata Sujiwo di Sungai Raya, Senin 22 Februari 2021.

Wakil Bupati Kubu Raya itu mengungkapkan bahwa isu lingkungan merupakan persoalan serius yang memerlukan komitmen berbagai pihak dalam proses penyelesaiannya. Memberesi kerusakan lingkungan juga bukan menjadi urusan pemerintah dan pegiat lingkungan semata karena masalah tersebut merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk partai politik.

“Sebagian dari kita masih menganggap kerusakan lingkungan sebagai persoalan sepele. Padahal, realitanya kondisi lingkungan kita sudah semakin parah dan perlu kepedulian kita semua untuk mencegah kerusakan bertambah parah. Banyak pula di antara kita yang beranggapan kalau lingkungan merupakan tanggung jawab pemerintah dan aktivis lingkungan. Anggapan tersebut jelas keliru karena lingkungan adalah tanggung jawab kita semua, tak terkecuali partai politik,” tuturnya.

Dalam rangka mendukung politik hijau, Sujiwo mengajak segenap elemen masyarakat untuk bersahabat dengan alam. Bersahabat dengan alam yang Ia maksudkan ialah mengubah kebiasaan menjadi lebih ramah lingkungan dan senantiasa mempertimbangkan reaksi alam dalam setiap tindakan yang hendak dilakukan.

“Salah satu faktor mengapa bencana alam terjadi berulang-ulang adalah karena manusia tidak bersahabat dengan alam. Kita hanya melakukan eksploitas demi kepentingan kita saja, tanpa memerhatikan kebutuhan alam. Maka dari itu, sudah saatnya kita semua untuk lebih bersahabat dengan alam. Karena jika tidak, sekeras apapun usaha kita untuk menanggulangi bencana hanya akan sia-sia belaka,” pungkasnya. #

Pos terkait

Tinggalkan Balasan