Maria Lestari Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani

  • Whatsapp
Maria Lestari Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Maria Lestari Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani/ISTIMEWA

KALBARSATU.ID – Anggota Komisi IV DPR RI Maria Lestari menyatakan komitmennya untuk mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kalimantan Barat. Komitmen itu disampaikan Maria di depan puluhan kelompok tani (poktan) di Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak, Sabtu (8/8/2020) siang.

Dalam upaya mewujudkan komitmen tersebut, Maria akan mengupayakan penyaluran sejumlah bantuan pertanian kepada para petani. Bantuan yang akan Ia upayakan antara lain berupa benih, pupuk, hingga alat mesin pertanian (alsintan).

Bacaan Lainnya

“Kesejahteraan petani masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua, khususnya saya di Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian. Di banyak tempat di Kalbar, masih sering dijumpai petani-petani kita yang hidupnya jauh dari sejahtera. Sebagai pengemban amanah rakyat, tentu saya berkewajiban untuk ikut mengambil peran dalam menyelesaikan masalah kesejahteraan ini. Peran yang saya ambil untuk membantu mengentaskan permasalahan tersebut adalah dengan menyalurkan bantuan pertanian,” kata Maria di Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar, Jalan Arteri Supadio Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Komitmen Maria Lestari untuk membantu peningkatan kesejahteraan petani tidak sebatas hanya dengan menyalurkan bantuan bibit, pupuk dan alsintan. Lebih dari itu, untuk meningkatkan hasil dan kualitas produksi petani, Anggota DPR RI dapil Kalbar I ini juga bakal membikin program penyuluhan dan pendampingan secara berkelanjutan. Untuk menjalankan program penyuluhan dan pendampingan tersebut, Maria akan menggandeng para ahli pertanian di Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar.

“Kemarin di Sambas saya menyerahkan 160 ribu bibit lada kepada empat kelompok tani. Sebelumnya, di Kabupaten Landak, Kubu Raya dan daerah lainnya juga saya serahkan berbagai bantuan pertanian. Itu semua tidaklah cukup untuk membantu petani kita meningkatkan kesejahteraannya. Untuk itu, saya akan melibatkan teman-teman di Balai Benih (PDI Perjuangan Kalbar) untuk membantu memberikan pelatihan dan pendampingan agar hasil dan produktivitas petani kita meningkat, sehingga secara otomatis akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka,” paparnya.

Maria menambahkan bahwa salah satu kendala dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani ialah tidak adanya kepastian pasar dan akses penjualan. Daya serap pasar yang terbatas kadang tidak sebanding dengan hasil produksi petani yang berlimpah, terutama saat panen raya tiba. Akibatnya, hasil pertanian petani pun dihargai murah. Bahkan, tak jarang pula hasil pertanian itu malah sama sekali tidak laku di pasaran.

Terkait kondisi itu, Maria menyarankan pemerintah untuk menjembatani petani dengan mitra yang siap menampung hasil produksi pertanian dengan harga yang wajar. Dengan demikian, petani tidak lagi khawatir hasil pertaniannya tidak terserap oleh pasar.(Njb)

Pos terkait