Peduli Korban Bencana Alam, PDI Perjuangan Kalbar Sumbangkan Bantuan Bapokting

  • Whatsapp
Peduli Korban Bencana Alam, PDI Perjuangan Kalbar Sumbangkan Bantuan Bapokting
Peduli Korban Bencana Alam, PDI Perjuangan Kalbar Sumbangkan Bantuan Bapokting/ISTIMEWA

KALBARSATU.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Barat ikut berduka cita atas bencana alam yang melanda sebagian daerah Kalimantan Barat.

Sebagai bentuk kepedulian atas musibah itu, partai pemenang Pemilu 2014 dan 2019 ini pun menyalurkan bantuan bahan pokok penting (bapokting) kepada para korban bencana alam.

Bacaan Lainnya

Bantuan yang diserahkan DPD PDI Perjuangan Kalbar untuk korban bencana berupa mie instan dan beras.

Bantuan tersebut disalurkan melalui salah satu organisasi sayap partai, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem).

“Atas nama segenap jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, saya menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Mudah-mudahan musibah yang saudara-saudara alami bisa segera tertangani.

Sebagai bentuk solidaritas dan gotong royong, pada hari ini kami ikut menyalurkan kepada bapak ibu sekalian.

Insyaallah, bantuan dari kami akan segera sampai ke tangan warga yang terdampak bencana,” kata Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalbar Sujiwo saat diwawancarai usai menyerahkan bantuan secara simbolis di Posko Kemanusiaan DPD Repdem Kalbar, Jalan Arteri Supadio Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (26/7/2020).

Sujiwo menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan partainya memang jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh warga yang terdampak bencana.

Oleh karenanya, Ia dan segenap pengurus DPD PDI Perjuangan Kalbar bertekad untuk terus mengupayakan penambahan logistik bantuan agar semakin banyak masyarakat yang terbantu.

“Kami menyadari bahwa bantuan yang kami salurkan masih jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.

Maka, untuk menambah bantuan itu, kami akan mengajak pihak swasta untuk ikut terlibat dan bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di Kalbar ini,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPD Repdem Kalbar Paulus Ade Sukma Yadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada DPD PDI Perjuangan Kalbar yang telah memercayakan organisasinya sebagai tempat menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam.

Selain kepada pengurus DPD PDI Perjuangan Kalbar, ucapan terima kasih juga disampaikan Ade kepada seluruh donatur yang sudah memberi sumbangan kepada korban bencana melalui organisasi Repdem.

“Bencana alam yang melanda sebagian daerah Kalbar adalah kedukaan bagi kita semua.

Karenanya, sebagai wujud kepedulian, sejak tanggal 17 Juli lalu kami mulai membuka posko kemanusiaan untuk menampung donasi dan uluran tangan dari para donatur.

Hingga kini sudah ada Rp4,2 juta donasi uang tunai yang kami terima, yang sebagian besarnya berasal dari keluarga besar PDI Perjuangan Kalbar. Ada juga sumbangan sembako dan pakaian,” katanya.

Ade menjelaskan, sejak dibuka pada 17 Juli lalu, bantuan yang dihimpun posko kemanusiaan DPD Repdem Kalbar sudah mulai disalurkan.

Bantuan tersebut disalurkan kepada korban longsor di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.

Adapun bantuan untuk korban bencana di daerah lainnya, Ade memastikan akan disalurkan dalam waktu dekat atau sebelum hari raya Iduladha 1440 Hijriah.

“Sampai saat ini kami juga masih membuka posko bagi siapapun yang ingin menyumbangkan donasinya.

Terkait penyaluran bantuan, kami sudah menjalin komunikasi dengan kepala-kepala desa yang terdampak bencana.

Rencana pendistribusian akan dilakukan sebelum Idul adha dan mudah-mudahan calon-calon kepala daerah yang telah mendapat rekomendasi dari PDI Perjuangan bisa ikut bersama kami agar mereka mengetahui apa yang sebenar-benarnya dialami oleh pemilihnya,” tutup Ade.

Seperti diketahui, sejumlah daerah di Kalimantan Barat memang tengah dilanda bencana alam.

Bencana banjir terjadi di Ketapang, Sanggau, Kapuas Hulu, Melawi dan Sintang; terjangan angin puting beliung melanda Kabupaten Bengkayang dan Kota Pontianak; tanah longsor terjadi di Kabupaten Mempawah; dan kebakaran Rumah Betang Sao Langke Dipanipan Bolong di Kabupaten Kapuas Hulu.(*)

Pos terkait