PW SNNU Kalbar resmi dilantik, Pimpinan Pusat: 1 Juta Asuransi ke Nelayan

  • Whatsapp
Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Kalimantan Barat (Kalbar) resmi dilantik, di hotel Mahkota Pontianak, Sabtu 13 Februari 2021 malam.
Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Kalimantan Barat (Kalbar) resmi dilantik, di hotel Mahkota Pontianak, Sabtu 13 Februari 2021 malam.

PONTIANAK, KALBARSATU.ID — Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Kalimantan Barat (Kalbar) resmi dilantik, di hotel Mahkota Pontianak, Sabtu 13 Februari 2021 malam

Pelantikan dihadiri dan dilantik langsung oleh Ketua Pimpinan Pusat Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (PP SNNU), Witjaksono.

Bacaan Lainnya

Witjaksono mengatakan kepada para pengurus yang sudah dilantik agar bisa mandiri dalam menjalankan tugas dan amanahnya di SNNU.

Dirinya berpesan, kepengurusan SNNU nantinya tidak meminta-minta melalui proposal.

“Kita saat ini sedang melakukan negoisasi melakukan joint venture vencerdengan beberapa perusahaan korporat di Singapura dan cina yang akan berpartner dengan kita dan kita akan memberikan 1 juta asuransi kepada nelayan kita.”

“Mohon doanya semoga dipermudah untuk terealisasi,” ujarnya.

“Kedepannya mempersiapkan kriptokaransi dan akan kita wakafkan ke warga Nahdliyyin melalui pengurus SNNU,” imbuhnya.

Dirinya menegaskan, jika di awal kepengurusan belum siap untuk berkorban pada SNNU. Maka pihaknya mempersilahkan untuk mengundurkan diri.

“Malu sekali di derah jalankan proposal karena beground kita pengusaha. Jangan suka meminta-minta, usahakan kita ngasi.”

“Kalau tidak siap jadi pengurus, tidak siap mengeluarkan dana pribadi untuk kepengurusan ini lebih baik mundur dari pengurus.

Namun demikian, terbentuknya SNNU yang baru berusia tujuh bulan sejak Juni 2020 dan sudah 27 Provinsi dan 355 Kabupaten/Kota yang sudah terbentuk kepengurusan SNNU.

Hal ini menurutnya, sudah menjadi bukti bahwa generasi muda NU bisa memberi kontribusi.

“Ini adalah pembuktian bahwa anak muda NU bisa membawa perubahan dan bisa memberikan kontribusi,” ujarnya.

Banyak tugas ke depan yang harus dilakukan oleh SNNU seperti diantaranya pengelolaan di kawasan kelautan dan perikanan, termasuk garam. Yang diharapkan nantinya tidak lagi perlu impor dari luar negeri.#

Pos terkait

Tinggalkan Balasan