Vaksin Covid-19 Tiba di Kalbar, untuk Distribusi Berikut Penjelasannya

  • Whatsapp
Vaksin Covid Sinovac
Vaksin Covid-19 Gratis/liustrasi

KALBARSATU.ID — Dosis vaksin covid-19 Sinovac sudah tiba di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat ( Kalbar), Selasa 5 Desember 2020 pagi.

Total jumlah Dosis vaksin covid-19 sebanyak 10.000 vaksin. Vaksin tersebut dari bandara, disimpan di cold room milik Dinas Kesehatan Kalbar.

Bacaan Lainnya

“ Vaksin Covid-19 sebanyak 10.000 dosis sudah tersimpan aman di ruang cold room Kantor Dinas Kesehatan Kalbar,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson.

Kata Harisson, pihaknya belum bisa mendistribusikan vaksin tersebut ke kabupaten dan kota di Kalbar.

Sebab, kata dia, pihaknya masih menunggu surat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Surat itu rencananya akan diterbitkan pada 11 Januari 2021 oleh BPOM. Setelah itu kami baru mengirimkan vaksin ini ke kabupaten kota,” ujarnya.

Ia menuturkan, bahwa dari Bandara Supadio, distribusi vaksin mendapat pengawalan ketat aparat keamanan.

“Setelah tiba di bandara, menggunakan pesawat Lion Air, 10.000 vaksin itu dikawal oleh personel TNI dan Polri ke Dinkes Kalbar,” ungkapnya.##

Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, untuk Distribusi Berikut Penjelasannya

KALBARSATU.ID — Dosis vaksin covid-19 Sinovac sudah tiba di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat ( Kalbar), Selasa 5 Desember 2020 pagi.

Total jumlah Dosis vaksin covid-19 sebanyak 10.000 vaksin. Vaksin tersebut dari bandara, disimpan di cold room milik Dinas Kesehatan Kalbar.

“ Vaksin Covid-19 sebanyak 10.000 dosis sudah tersimpan aman di ruang cold room Kantor Dinas Kesehatan Kalbar,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson.

Kata Harisson, pihaknya belum bisa mendistribusikan vaksin tersebut ke kabupaten dan kota di Kalbar.

Sebab, kata dia, pihaknya masih menunggu surat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Surat itu rencananya akan diterbitkan pada 11 Januari 2021 oleh BPOM. Setelah itu kami baru mengirimkan vaksin ini ke kabupaten kota,” ujarnya.

Ia menuturkan, bahwa dari Bandara Supadio, distribusi vaksin mendapat pengawalan ketat aparat keamanan.

“Setelah tiba di bandara, menggunakan pesawat Lion Air, 10.000 vaksin itu dikawal oleh personel TNI dan Polri ke Dinkes Kalbar,” ungkapnya.##

Pos terkait

Tinggalkan Balasan