Scroll untuk baca artikel
Terkini

Pengamat Politik Sebut Lasarus Akan Jadi Lawan Sebanding di Pilgub Kalbar 2024

134
×

Pengamat Politik Sebut Lasarus Akan Jadi Lawan Sebanding di Pilgub Kalbar 2024

Sebarkan artikel ini
Pengamat Politik Ireng Maulana Sebut Lasarus Akan Jadi Lawan Sebanding Petahana
Pengamat Politik Ireng Maulana Sebut Lasarus Akan Jadi Lawan Sebanding Petahana (FOTO: ISTIMEWA)

PONTIANAK, KALBAR SATU – Baru-baru ini beredar kabar, bahwa Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Lasarus bakal maju sebagai calon Gubernur Kalbar pada Pilkada serentak tahun 2024.

Mendengar itu, pengamat Politik Kalbar, Ireng Maulana MA menilai Lasarus bakal menjadi lawan sebanding untuk petahana pada pilgub Kalbar mendatang.

Advertiser
Banner Ads

Terkait itu Ireng menagatakan, menyusul para pengurus PDI Perjuangan diseluruh Kabupaten Kota mengusulkan agar Lasarus maju Pilkada Gubernur Kalbar.

“Kita harus mengapresiasi keberanian kader PDI Perjuangan Kalbar yang mulai mewacanakan bakal calon gubernur dari kader mereka sendiri.”

“Mungkin terlalu awal, tapi paling tidak mampu memberikan peta baru konstalasi akan terbentuknya koalisi bahtera pengusung, kandidat potensial yang akan muncul setelahnya baik sebagai pasangan maupun kompetitor, dan posisi petahana,” ujarnya, Selasa 22 Juni 2021.

Ireng melanjutkan, jika melihat postur parlemen PDIP di provinsi, maka partai ini (PDIP) berada di zona nyaman karena tanpa koalisi pun dapat mengusung kandidat sendiri.

Baca Juga: Lasarus Siap Maju Cagub Kalbar 2024

 “Dan oleh karena keistimewaan ini keputusan politik terkait koalisi akan cepat bahkan di injury time sekalipun,” kata dia.

Dia juga mengatakan, posisi tawar untuk leading dalam membentuk koalisi juga dimungkinkan. Kandidat mereka sudah pasti akan ditempatkan sebagai calon gubernur karena kuatnya posisi tawar.

“Walaupun dapat mengusung sendirian, sebaiknya PDIP Kalbar membentuk koalisi yang mampu meramu politik aliran. Sentimen identitas tidak dapat di hindarkan dan eskalasinya masih menghangat dalam beberapa tahun ini,” sarannya.

Menurut Ireng, Paling tidak komposisi koalisi yang beragam dapat menjadi saluran komunikasi dan aspirasi banyak kekuatan Politik arus bawah.

Dengan munculnya nama kader dari PDIP sebagai bakal calon, lanjut dia, signal tersebut akan memprovokasi kandidat dari elite parpol lain, agar dipersiapkan dan mempersiapkan diri baik sebagai lawan ataupun melamar sebagai bakal wakil.

Baca Juga: DPC PDI Perjuangan se-Kalbar Usulkan Lasarus sebagai Cagub 2024

Sementara, Elite parpol lain akan tunggu momentum ini sebagai uji ukur kandidat dari mereka yang sebanding dari aspek ketokohan, finansial, jaringan politik, strukur kerja pendukung dan potensi dukungan.

“Mereka (parpol lain, red) mungkin tidak akan memilih kandidat yang standar profilingnya lebih lemah dari kandidat yang sudah muncul duluan karena publik akan melihat preferensi yang berbeda,” ujarnya.

Dirinya mengatajan jika petahana adalah variabel prioritas yang akan selalu diperhitungkan dengan serius, karena kesiapannya yang lebih lengkap dari kandidat manapun dari banyak aspek.

Petahana memiliki magnetnya sendiri dari penilaian elite parpol dan publik sekaligus. Pendukung petahana sudah terbentuk, demikian pula sebaliknya para pembenci petahana.

Apalagi, kekuatan finansial petahan teruji dan mungkin semakin menguat karena penguasaan sumberdaya yang baik.  Selain itu banyak juga parpol yang pragmatis hanya akan mendukung petahana karena tidak memiliki kader internal yang layak untuk tarung elektoral setingkat gubernur.

Ia menyebutkan, selain petahana menguasai struktur formal yang dalam prosesnya dapat berubah menjadi pendukung dalam kompetisi.

“Secara pragmatis petahana hanya akan dalam posisi menunggu kematangan racikan kandidat dan koalisi dari kompeitor untuk kemudian petahana akan meracik kekuatannya untuk memberikan perlawanan yang sebanding,” tutupnya.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan se-Kalimantan Barat mengusulkan Ketua Komisi V DPR RI Lasarus sebagai Calon Gubernur Kalimantan Barat pada Pilgub 2024 mendatang.

Usulan itu mengemuka pada saat Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PDI Perjuangan se-Kalimantan Barat, Minggu (20/6/2021).

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita
https://gemoy22.smkn1cianjur.sch.id/ https://gemoy22.kdsa.co.id/ https://gemoy22.smk4palembang.sch.id/ scatter hitam