Pengganti Subsidi Gaji Segera Dibuka, Syaratnya Hanya KTP dan KK Dapat Bantuan Rp 3,5 Juta

  • Whatsapp
Ilustrasi/Sumber: Tribun
Ilustrasi

JAKARTA, KALBARSATU.ID — Kabar bahagia, program pengganti Subsidi Gaji BLT BPJS Rp 1,2 juta akan segera dibuka. Bantuan Subsidi Upah atau subsidi gaji pada 2021 resmi tidak dilanjutkan. Tidak dilanjut dikarenakan dana untuk pencairan BLT karyawan tak dialokasikan di APBN 2021.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, mengakui dana BLT karyawan atau subsidi gaji tahun ini tidak ada alokasinya dalam APBN 2021.

Bacaan Lainnya

“Sementara, memang di APBN 2021 BSU tidak dialokasikan. Nanti dlihat bagaimana kondisi ekonomi berikutnya,” ujar Ida Fauziyah belum lama ini, dikutip dari tribun.

Ida Fauziyah menjelaskan, program bantuan subsidi gaji ini pasti akan berlanjut asalkan tergantung dari situasi dan kondisi perekonomian nasional tahun ini.

“Nanti kami lihat kondisi ekonomi berikutnya,” kata menteri dari unsur dari Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Untuk termin pertama penyaluran dengan rentang waktu Agustus hingga Oktober 2020, realisasinya mencapai 12,29 juta penerima atau 99,11 persen dengan anggaran Rp 14,7 triliun.

Sementara pada termin pertama tersebut, bantuan subsidi gaji yang belum tersalurkan mencapai 110.762 pekerja.

Sedangkan untuk termin kedua, pihaknya memulai penyaluran pada November 2020.

Adapun realisasi penyaluran sebanyak 12,24 juta atau 98,71 persen dengan anggaran Rp 14,6 triliun.

Sementara yang belum tersalurkan terdapat 159.727 pekerja sehingga total realisasi dari kedua termin sebesar Rp 29,4 triliun atau 98,91 persen.

Diganti bantuan Rp 3,5 juta

Lanjut Ida Fauziyah, pemerintah akan mengandalkan program Kartu Prakerja untuk memberikan insentif bagi pekerja terdampak pandemi Covid-19.

“Kita tidak menggunakan skema subsidi upah, tapi program Kartu Prakerja yang di situ ada insentifnya tetap dilanjutkan,” kata Ida Fauziyah.

Ia menegaskan bahwa alokasi yang diberikan terhadap Kartu Prakerja cukup besar, yakni sekitar Rp20 triliun dan sejauh ini tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk BSU di APBN 2021.

“Subsidi upah di APBD 2021 sampai sekarang memang tidak dialokasikan, karena kita konsentrasi pada program Kartu Prakerja,” tambah Ida Fauziyah.

Dia menegaskan di dalam Kartu Prakerja telah ada komponen insentif, selain dana untuk meningkatkan kompetensi bagi yang berhasil menjadi peserta.

Kartu Prakerja adalah program pemerintah untuk pelatihan dan pengembangan keahlian masyarakat.

Namun, selama pandemi Covid-19 pemerintah melakukan perubahan agar terdapat komponen bantuan insentif bagi pekerja yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) atau angkatan kerja baru.

Total bantuan yang didapat adalah Rp 3,55 juta, dengan rincian Rp 600 ribu untuk biaya pelatihan tiap bulan selama empat bulan atau total Rp 2,4 juta dan Rp 1 juta sebagai insentif biaya pelatihan, serta Rp 150 ribu sebagai biaya survei.

Sampai saat ini pemerintah masih mempersiapkan pembukaan pendaftaran gelombang ke-12 dari program tersebut.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari membenarkan sekaligus menegaskan bahwa tahun ini program pemerintah berupa subsidi gaji atau bantuan subsidi upah tidak berlanjut.

Hal ini menjawab rencana dari serikat pekerja yang akan menyurati Presiden Joko Widodo, meminta agar program subsidi gaji dilanjutkan.

“Betul, di APBN 2021 tidak ada lagi subsidi upah,” kata dia saat dihubungi Kompas.com (grup TribunJatim.com ).

Dia menjelaskan, anggaran negara yang dipersiapkan tahun ini hanya diperuntukkan jaringan perlindungan sosial untuk golongan masyarakat 40 persen terbawah.

“Adanya perlindungan sosial untuk kelompok 40 persen terbawah. Kayak subsidi bantuan langsung tunai (BLT) desa, sembako, ini masih ada,” ujar Rahayu.

Syarat Mendaftar Kartu Prakerja

  1. Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Usia minimal 18 tahun.
  3. Tidak sedang menempuh pendidikan formal.

Langkah-langkah Mendaftar Kartu Prakerja

  • Langkah awal yakni membuat akun Prakerja
  • Login ke laman www.prakerja.go.id kemudian klik kolom ‘Daftar Sekarang’.
  • Masukkan data diri, masukkan nama lengkap, e-mail, dan password.
  • Kemudian cek e-mail akan ada notifikasi, mengarahkan untuk proses selanjutnya yakni verifikasi.
  • Setelah verifikasi akun telah berhasil, lanjut ke proses pendaftaran.

Cara Mendaftar Kartu Prakerja

  • Login ke laman www.prakerja.go.id.
  • Masukkan e-mail dan password yang digunakan untuk mendaftar.
  • Lantas masukan nomor KTP dan tanggal lahir, dan klik ‘Berikutnya’.
  • Tuliskan data diri lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal alamat domisili, pendidikan, status kerja, dan unggah swafoto dengan memegang KTP.#

Pos terkait

Tinggalkan Balasan