Sinopsis Buku Harian Seorang Istri 23 Juni 2021. Dewa Dijebak, Nana Dibarter Dengan Perusahaan

  • Whatsapp
Buku harian seorang istri
Sinopsis buku harian seorang istri 23 juni 2021

KALBAR SATU – Sinetron Buku Harian Seorang Istri Rabu 23 Juni 2021 Episode 247. Pencarian Nana pun terus berlanjut. Dewa terlihat sangat galau karena sampai saat ini belum menemukan Nana istri tercinta.

Dewa teringat Nana suka sekali menulis dibuku harian. Dewa yang penasaran lalu menanyakan kepada Nana kepada ia sering menulis dibuku harian

Bacaan Lainnya

Ucapan manis pun terlontarkan dari bibir Nana. Nana mengatakan bahwa ia bisa mencurahkan semua isi hati dan harapan Nana. Dewa pun seketika mengambil buku harian Nana dan Dewa menulis kata-kata yang sangat puitis untuk Nana

Baca juga : Sinopsis Ikatan Cinta 23 Juni 2021. Demi Maaf Andin, Elsa Rela Masuk Panti Asuhan

Proses pencarian pun terus dilakukan. Pasha dan Lula pergi kerumah sakit jiwa. Mereka berharap bisa menemukan Nana disana

Namun saat Nana melihat Lula dan memanggil-manggil adiknya. Namu Nana malah ditahan oleh suster RSJ. Mereka masih menganggap Nana orang gila. Lula yang tidak mendengar panggilan Nana lalu pergi dari tempat tersebut

Nana merasa sedih dan putus asa. Disisi lain Kevin ternyata sudah bebas. Tuntutan Dewa tidak membuktikan kalau Kevin bersalah atas penculikan Nana. Kevin berencana akan memanfaatkan kesempatan hilangnya Nana

Baca juga : Sinopsis Dari Jendela SMP Selasa 22 Juni 2021. Joko Marah Dan Menghindar Dari Wulan

Kevin malah menekan Dewa dengan meminta tebusan. Dan berjanji akan mengembalikan Nana kepadanya. Tidak tanggung-tanggung Kevin meminta agar perusahaan Dewa bisa jatuh ketangannya

Pada episode Buku Harian Seorang Istri Rabu ternyata Kevin hanya ingin menjebak Dewa. Akhirnya Dewa dan Kevin memutuskan untuk ketemuan. Dewa sudah membawa semua surat perusahaannya dan bertanya dimana Nana sekarang?

Meraka sepakat akan menukarkan Nana dengan perusahaan. Kevin membuat jebakan didalam mobil ada orang yang sengaja ditutup kepalanya. Lalu Kevin menukarkan orang tersebut dengan surat perusahaan Dewa. Tanpa disadari Dewa sudah terjebak dalam permainan Kevin

Dewa dan Bu Farah datang kekantor Roni. Roni sekarang sudah mempunyai perusahaan sendiri dengan sombongnya mengatakan kalau sekarang Roni dan Dewa dalam level yang sama

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

3 Komentar