Polisi Tangkap Petani di Mempawah, Buka Lahan dengan Membakar

  • Whatsapp
Polisi Tangkap Petani di Mempawah Karena Buka Lahan dengan Membakar
Aparat Kepolisian menangkap seorang petani berinisial T (52), warga Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu 17 Februari 2021. Pria berusia 52 tahun itu ditangkap pihak kepolisian karena membuka lahan dengan cara membakar lahan untuk ditanami semangka.

Polisi Tangkap Petani di Mempawah Karena Buka Lahan dengan Membakar

MEMPAWAH, KALBARSATU.ID — Aparat Kepolisian menangkap seorang petani berinisial T (52), warga Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Rabu 17 Februari 2021.

Bacaan Lainnya

Pihak kepolisian menangkap Pria berusia 52 tahun (petani) karena membuka lahan dengan cara membakar lahan untuk ditanami semangka.

Penjelasan Polisi Menangkap Petani di Mempawah

Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP M. Resky Rizal menyebutkan, T diduga melakukan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Terduga (petani) membuka lahan perkebunan semangka miliknya di RT 10 RW 20 Desa Peniraman.

“Ketika terjadi kebakaran hutan dan lahan di RT 10 RW 20 Desa Peniraman, kami sedang melakukan pemadaman. Saat itu penyelidikan juga dilakukan untuk mengatasi penyebab kebakaran,” katanya.

Dari hasil penyelidikan, lanjut dia, pihak kepolisian mendapati bukti-bukti seperti cangkul, parang dan ranting pohon serta saksi yang mengarah kepada terduga pelaku berinisial TM (petani).

Alasan Polisi menangkap Petani di Mempawah

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa saksi mata mengatakan terduga pelaku membakar lahan untuk membuka lahan perkebunan semangka.

“Dia (petani terduga) memotong ranting pohon dan mengumpulkannya untuk dibakar pada tanggal 11 Februari sekitar pukul 16.00 sore,” terangnya.

Terduga (petani), tambanya pelaku menumpuk ranting pohon yang ditebang nya untuk dibakar. Kemudian hari berikutnya, 12 Februari terduga pelaku pelaku kembali membakar lahan tersebut sampai menjadi abu.

“Terduga (petani) kemudian meninggalkan lokasi itu. Lahan itu adalah lahan gambut. Sisa pembakaran yang dilakukan terduga pelaku kemudian merembet dan meluas tanpa dia sadari,” ungkapnya.

Menurutnya, terduga T (petani) lalai lantaran meninggalkan api yang belum padam sepenuhnya.

“Saat ini terduga pelaku masih diperiksa di Mako Polres Mempawah,” tutupnya.#

Baca juga Berikut Syarat dan Cara Pendaftaran KIP Kuliah 2021

Pos terkait

Tinggalkan Balasan