Scroll untuk baca artikel
Nasional

Tingkatkan Search and Rescue, Indonesia dan Malaysia Gelar Latihan SAR Exebition

213
×

Tingkatkan Search and Rescue, Indonesia dan Malaysia Gelar Latihan SAR Exebition

Sebarkan artikel ini
Kalbar Satu
Tingkatkan Search and Rescue, Indonesia dan Malaysia Gelar Latihan SAR Exebition.

KALBAR SATU, SANGGAU – Basarnas DAN RCC (Rescue Command Center) Malaysia melaksanakan latihan gabungan di bidang pencarian dan pertolongan (Search and Rescue) antar negara Indonesia dan Malaysia. Latihan yang bertajuk SAREX (SAR Exebition) ke-42 ini dilaksanakan di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa, 3 Oktober 2023.

Pada pelaksanaan latihan SAREX kali ini dibuka oleh deputi operasi dan siaga yang dilakukan secara hybrid yang berada di kuching, Malaysia dan dihadiri direktur kesiapsiagaan Basarnas Agus Haryono yang berada di PLBN Entikong.

Advertiser
Banner Ads

Agus Haryono dalam keterangannya menyatakan bahwa SAREX Malindo ke 42 ini dilakukan di Kalimantan Barat (Kalbar).

“Pelaksanaan latihan SAR bersama antara Indonesia dan Malaysia yang di payungi SAR Malindo ini sudah yang ke 42 tahun ini dilaksanakan antara Kantor SAR Pontianak dengan RSC ( Rescue Sub Coordinator ) Kuching,  Malaysia. Latihan kali ini mengambil skenario penanganan kecelakaan transportasi kecelakaan pesawat terbang di perbatasan kedua negara sehingga sesuai dengan SAR agreement yang telah disepakati,” katanya dalam keterangan, Selasa (03/10/2023).

Lebih lanjut Agus Haryono mengatakan bahwa latihan ini termasuk kesiapsiagaan dalam menghadapi kejadian yang sebenarnya.

“Latihan ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita untuk mengantisipasi kondisi darurat di wilayah perbatasan antara kedua negara, seperti diketahui kedua negara memiliki SOP dalam pelaksanaan operasi SAR, ini juga untuk menguji kesiapan SOP masing-masing negara,” terangnya.

Pada pelaksanaan latihan kali ini dari kedua negara melibatkan ratusan personil.

“Pada latihan kali ini kita melibatkan seluruh unsur Malaysia maupun Indonesia kurang lebih seratus personil dari masing-masing negara. Latihan ini merupakan latihan gabungan sehingga dari pihak Indonesia melibatkan kementerian dan lembaga serta organisasi terkait seluruh potensi SAR yang ada dI Kalimantan Barat khususnya daerah Perbatasan hal serupa juga dilakukan oleh pihak Malaysia,” sambung Agus.

Masih menurutnya bahwa latihan bersama antara Indonesia dengan Malaysia di bidang SAR akan terus dilakukan.

“Tentunya kedepan akan kita laksanakan terus latihan bersama Malindo ini karena ini merupakan program rutin untuk kita melakukan Latihan bersama sehingga kedepan latihan ini akan kita laksanakan tidak hanya di perbatasan Kalimantan Barat dengan Sarawak namun juga di perbatasan lain yang berbatasan dengan wilayah Malaysia,” ungkapnya.

Agus melanjutkan bahwa Latihan ini merupakan latihan rutin yang terus dilaksanakan meskipun dalam keadaan covid 19 tempo dulu.

“Ini merupakan program Basarnas untuk terus melaksanakan program Malindo di wilayah perbatasan yang nantinya akan melibatkan Kantor-kantor yang wilayah kerja berbatasan dengan Malaysia. Meskipun dalam masa pandemi Covid-19 tetap kita laksanakan secara daring mengingat pentingnya kesiapsiagaan meski terus di peliharan,” pungkasnya sambil menerangkan pelaksanaan latihan itu dilakukan dengan tiga tahap yaitu TTX  (Top Table Exercise), CPX (Command Post Exercise) dan diakhiri dengan FTX (Field Training Exercise).

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita