Gubernur Kalbar Minta Pemda Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

- Publisher

Senin, 17 Januari 2022 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalbar, Sutarmidji/Humas

i

Gubernur Kalbar, Sutarmidji/Humas

PONTIANAK, KALBAR SATU – Baru-baru ini Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmijdi meminta pemerintah daerah (pemda) di wilayah masing-masing segera melakukan vaksinasi COVID-19 pada anak-anak usia 6 hingga 11 tahun.

Kata Sutarmidji, saat ini Kemenkes sudah mendorong pemerintah daerah untuk pelaksanaan vaksinasi bagi anak umur enam sampai 11 tahun tanpa harus melihat capaian vaksinasi dan tidak seperti sebelumnya.

“Untuk itu, kita minta pemda bisa segera melakukan sosialisasi untuk percepatan vaksinasi bagi anak,” katanya di Pontianak, Senin 17 Januari 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: BNN RI Berhasil Ungkap Pengiriman Sabu-sabu dari Jaringan Kalbar

Dikatakan Gubernur, pemerintah sudah menyiapkan cukup stok vaksin COVID-19 untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi pada anak-anak usia enam sampai 11 tahun.

“Jangan takut stok tidak ada, karena ini sudah dijamin oleh Kemenkes,” katanya.

Baca juga: Merawat Toleransi di Singkawang Kalbar

Sementara, Sekretaris Daerah Kalimantan Barat (Sekda Kalbar) Harisson mengatakan, dari ketentuan dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang pelaksanaan vaksinasi pada anak umur enam sampai 11 tahun, maka semua daerah di Provinsi di daerahnya sudah bisa melaksanakan vaksinasi COVID-19 pada anak-anak usia 6 sampai 11 tahun.

Selain itu, dirinya sudah minta sekda atau kadinkes untuk mempersiapkan pencanangan vaksinasi pada anak di sekolah di kabupaten/kota masing-masing dan untuk Kalbar akan mulai melaksanakan tanggal 18 Januari 2022.

Baca juga: Dalam Rangka HUT ke-49, DPD PDI Perjuangan Kalbar Gelar Senam Sehat SICITA

“Kita mendorong kepada pemda agar bisa melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat agar anak-anak kita bisa cepat divaksinasi,” katanya.

Untuk itu, dirinya meminta pemerintah kabupaten/kota yang stok vaksinnya sudah menipis segera melapor ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat agar dinas bisa segera mengajukan permintaan tambahan pasokan vaksin COVID-19 ke Kementerian Kesehatan.#

Follow WhatsApp Channel kalbarsatu.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Kebakaran di Kubu Raya, Bupati Sujiwo Gerak Cepat Urus Dokumen Kependudukan
Bupati Sujiwo Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Limbung dan Kuala Dua
Momentum Idul Fitri, Wabup Sukiryanto Adakan Open House
Tingkatkan Keselamatan Pemudik, Polres Kubu Raya Lakukan Pengaturan Lalu Lintas
Wakil Bupati Sukardi Dukung Kapuas Hulu Semakin Hebat
Gelar Open House Idul Fitri, Bupati Sujiwo Undang Semua Lapisan Masyarakat
Hari Kedua Idul Fitri, Lasarus Bersilaturahmi ke Sejumlah Tokoh di Kalbar
Saling Berkunjung Jadi Tradisi Lebaran di Pontianak

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 14:57 WIB

Korban Kebakaran di Kubu Raya, Bupati Sujiwo Gerak Cepat Urus Dokumen Kependudukan

Jumat, 4 April 2025 - 22:39 WIB

Bupati Sujiwo Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Limbung dan Kuala Dua

Jumat, 4 April 2025 - 16:47 WIB

Momentum Idul Fitri, Wabup Sukiryanto Adakan Open House

Rabu, 2 April 2025 - 21:45 WIB

Wakil Bupati Sukardi Dukung Kapuas Hulu Semakin Hebat

Rabu, 2 April 2025 - 18:54 WIB

Gelar Open House Idul Fitri, Bupati Sujiwo Undang Semua Lapisan Masyarakat

Berita Terbaru

Pengertian Halal Bihalal Saat Idul Fitri: Apa Tujuannya?. Foto/Instagram.

Islam

Pengertian Halal Bihalal Saat Idul Fitri: Apa Tujuannya?

Minggu, 6 Apr 2025 - 13:22 WIB

Momentum Idul Fitri, Wabup Sukiryanto Adakan Open House. Foto/Istimewa.

Daerah

Momentum Idul Fitri, Wabup Sukiryanto Adakan Open House

Jumat, 4 Apr 2025 - 16:47 WIB