KALBAR SATU ID – Tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri melakukan audit terhadap pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Badan Layanan Umum (BLU) Tahun Anggaran 2025 di wilayah hukum Polda Kalbar. Salah satu lokasi yang menjadi titik pemeriksaan adalah Polres Kubu Raya, yang juga menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini.
Kegiatan audit berlangsung di Aula Mapolres Kubu Raya pada Kamis (13/2) pukul 08.00 WIB. Selain Polres Kubu Raya, audit ini juga diikuti oleh enam Polres lainnya di jajaran Polda Kalbar, yakni Polres Landak, Polres Sekadau, Polres Melawi, Polres Sintang, Polres Kapuas Hulu, dan Polres Sanggau.
Audit ini mengacu pada Surat Kapolri No: B/2806/II/WAS.2./2025 tanggal 6 Februari 2025, yang menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan PNBP dan BLU agar lebih transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim Itwasum Polri yang hadir dalam audit ini dipimpin oleh Irbidjemen Sarpras Itwasum Polri, Kombes Pol Jukiman Situmorang, S.I.K., M.Hum. Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan tata kelola PNBP di lingkungan Polri semakin baik dan sesuai dengan prinsip akuntabilitas.
“Kegiatan audit ini bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan dalam pengelolaan PNBP, meningkatkan pelayanan kepolisian yang lebih profesional dan transparan, serta mengoptimalkan penerimaan negara demi kesejahteraan masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2018 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak,” ujar Kombes Jukiman Situmorang.
Kombes Jukiman Situmorang juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap sistem pelayanan di setiap Polres agar dapat terus diperbaiki dan ditingkatkan.
“Polres jajaran Polda Kalbar yang sudah memiliki pelayanan baik harus terus ditingkatkan agar masyarakat mendapatkan layanan kepolisian yang maksimal,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim audit dari Itwasum Polri. Kapolres berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan publik di Polres Kubu Raya dan Polres jajaran Polda Kalbar.
“Kami menyambut baik pelaksanaan audit ini sebagai langkah perbaikan dan peningkatan kinerja Polri dalam pelayanan kepolisian ke depan,” ujar Kapolres.
Lanjut, Kapolres juga menyoroti perkembangan fasilitas pelayanan di Polres Kubu Raya, terutama terkait pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Saat ini, Polres Kubu Raya belum memiliki Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM. Namun, gedung Satpas SIM sudah tersedia dan peralatan juga telah tiba dari Korlantas Polri. Saat ini kami masih menunggu nomor induk jaringan untuk dapat mengoperasikannya,” jelas Kapolres.
Selain pemeriksaan dokumen dan evaluasi sistem pengelolaan PNBP, audit ini juga menjadi ajang diskusi terkait berbagai kendala yang dihadapi masing-masing Polres dalam mengelola penerimaan negara.
Selain di Polres Kubu Raya dan 6 Polres jajaran Polda Kalbar, audit PNBP dan BLU Itwasum Polri di wilayah hukum Polda Kalbar juga digelar di dua lokasi lainnya, yakni Graha Khatulistiwa Polda Kalbar dan Polresta Pontianak. Audit ini berlangsung selama tiga hari, mulai 11 Februari hingga 13 Februari 2025.
Diharapkan melalui kegiatan ini, setiap jenis PNBP yang diterima oleh kepolisian dapat dipastikan memiliki landasan hukum yang jelas, dipungut sesuai tarif yang ditetapkan, serta disetorkan ke kas negara secara tertib. Dengan demikian, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara di lingkungan Polri dapat semakin meningkat.
Editor : David