Warga Korban Angin Puting Beliung Harap Dapat Bantuan dari Pemda

  • Whatsapp
Rumah Warga Korban Angin Puting Beliung
Rumah warga korban angin puting beliung/ISTIMEWA

KALBARSATU.ID – Sudah lebih dari tujuh hari rumah warga yang porak poranda diterjang angin puting beliung di Dusun Madani SP 3 TR 2 dan TR 10 Desa Mekar Sari Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya belum mendapatkan perhatian dari pemerintah Daerah.

Salah satu pemilik rumah yang diterjang angin beliung, Suryana (40) mengatakan angin puting beliung yang datang tiba-tiba kemudian menerbangkan seluruh atap rumahnya.

Bacaan Lainnya

“Rumah saya menjadi salah satu korban angin Puting beliung waktu itu pak, sampai hari ini belum ada bantuan kepada kami, padahal rumah kami sudah tak beratap, baju anak sekolah, peralatan serta beberapa perabotan rumah kami juga rusak dan hilang terbawa angin Putting Beliung itu,” ujarnya, Jumat (14/6/20).

Suryana berharap Pemerintah Daerah memberikan bantuan untuk memperbaiki rumahnya yang telah rusak, untuk sementara dirinya beserta keluarga menumpang di rumah warga di depan rumahnya yang luput dari bencana itu.

Sementara itu Kepala Desa Mekar Sari, Mahmudi mengaku hingga saat ini dirinya terus mengupayakan bantuan untuk 4 rumah warganya yang rusak diterjang puting beliung.

Dia mengatakan sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Sosial dan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya.

Namun memang hingga saat ini baru dari Dinas Sosial yang memberikan bantuan terpal dan beberapa dus Mie Instan. Menurutnya Pihak Desa akan berupaya membantu dengan upaya dari aparatur Desa dan sumbangan sukarela yang dihimpun warga.

“Saya berharap bantuan dari pihak terkait untuk segera memberikan bantuan baik berupa uang atau pun bahan bangunan seperti seng, kasau dan lain karena untuk seng sendiri sudah dikalkulasikan sekitar sebanyak 180 yang dibutuhkan,” terang Mahmudi.

Mahmudi menjelaskan Pemerintah Desa Mekar Sari akan segera memperbaiki atap rumah warga sesuai kemampuan pihak Desa.

“Insya Allah besok untuk satu rumah akan dibelikan seng, namun yang dua buah rumah lagi kita sambil menunggu dari pihak terkait karena kondisinya butuh biaya yang cukup besar,” pungkas Mahmudi.(rls)

Pos terkait