Bantu Tenaga Medis Tangani Korona, Maria Lestari Sumbangkan APD Hingga Vitamin

  • Whatsapp
Maria Lestari Bantu APD dan Vitamin
Tampak Maria Lestari menyerahkan bantuan APD kepada pihak medis, - Foto/Rusl

KALBARSATU.ID – Gerakan sosial untuk memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis kian bermunculan. Mulai dari kelompok sukarelawan, pejabat, politikus, organisasi kemasyarakatan, bahkan perorangan pun ikut bahu-membahu melakukan gerakan sosial guna mencukupi kebutuhan APD.

Anggota DPR RI dapil Kalimantan Barat (Kalbar) I Maria Lestari Fraksi PDIP tak ketinggalan untuk ikut menopang perjuangan tenaga medis. Ia menyumbangkan bantuan berupa masker, baju APD dan vitamin kepada tenaga kesehatan yang tengah berjuang di garis depan dalam menangani korona.

Bacaan Lainnya

“Tenaga kesehatan merupakan barisan paling depan dalam pertempuran melawan Covid-19. Segala kebutuhan tempur mereka tentu wajib dipenuhi karena jika tidak, lantas siapa yang akan kita andalkan? Tanpa peralatan dan nutrisi yang memadai, risiko mereka tertular juga makin bertambah,” kata Maria usai menyerahkan bantuan kepada tenaga kesehatan di RSUD Kabupaten Landak, Senin (11/5/2020).

Anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan itu menilai, para tenaga kesehatan memang sudah selayaknya diberikan alat pelindung yang memadai. Sebab menurutnya, tanpa jaminan alat pelindung yang cukup, risiko tenaga kesehatan terinfeksi virus akan makin meningkat.

“Hampir setiap hari kita mendengar informasi tentang penambahan jumlah tenaga medis yang ikut terjangkit korona. Menurut saya, salah satu penyebabnya adalah APD yang mungkin belum memadai. Situasi seperti itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena tenaga kesehatan harus selalu fit, staminanya terjaga dan imunitasnya baik. Maka, sudah saatnyalah kita memperhatikan mereka,” tuturnya.

Anggota Komisi IV DPR RI ini menerangkan kalau bantuan baju APD, vitamin dan masker tidak Ia salurkan hanya kepada RSUD Kabupaten Landak. Puskesmas Jelimpo dan Puskesmas Ngabang juga turut menerima bantuan serupa. Ia pun berharap sokongan tersebut dapat menjadi tambahan motivasi bagi para tenaga medis agar selalu memberikan layanan prima kepada pasien positif ataupun pasien dalam pengawasan (PDP).

“Semoga dapat menjadi penyemangat bagi pahlawan kesehatan dan kemanusiaan,” harapnya.

Pos terkait