Niat Puasa Ramadhan 1442 dan Doa Buka Puasa: Baca juga Syarat Sah Puasa

  • Whatsapp
Niat Puasa Ramadhan 1442 dan Doa Buka Puasa: Baca juga Syarat Sah Puasa
Freepik.com/ Niat Puasa Ramadhan 1442 dan Doa Buka Puasa: Baca juga Syarat Sah Puasa

KALBAR SATU – Artikel ini menyajikan bacaan niat puasa Ramadhan 1442 H/2021 yang sebentar lagi akan.

Apa itu puasa? Berpuasa yang artinya menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Bacaan Lainnya

Dikutip dari Jabarprov.go.id, bahwa Niat berpuasa bukan hanya sekedar menahan lapar dan dahaga.

Namun juga mengendalikan hawa nafsu (nafsu amarah) dan panca indera ke arah yang positif.

Kenapa begitu, sebab ada beberapa hal yang dapat membatalkan puasa dan sanksinya.Termasuk, makan dan minum di siang hari pada bulan Ramadhan.

Sebelumnya diberitakan, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah menetapkan 1 Ramadhan 1442 H atau awal puasa Ramadhan 2021.

Menurut PP Muhammadiyah, 1 Ramadhan 1442 H jatuh pada hari Selasa, 13 April 2021.

Artinya, Muhammadiyah akan mulai melaksanakan salat Tarawih pada Senin, 12 April 2021 malam hari.

Simak bacaan niat puasa dan doa buka puasa:

  1. Bacaan Niat Puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin ‘an adaa’i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta’aalaa.

Artinya:

Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.

  1. Doa Buka Puasa

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin

Artinya:

Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.

Hal-hal yang Membatalkan Puasa dan Sanksinya, dikutip dari Buku Tuntunan Ibadah pada Bulan Ramadhan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah:

  1. Makan dan minum di siang hari pada bulan Ramadhan

Maka puasanya batal, dan wajib menggantinya di luar bulan Ramadhan.

Allah SWT berfirman:

Artinya:

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar” [QS. al-Baqarah (2): 187].

  1. Senggama suami-isteri di siang hari pada bulan Ramadhan

Sehingga, puasanya batal, dan wajib mengganti puasanya di luar bulan Ramadhan.

Selain itu, wajib membayar kifarah berupa: memerdekakan seorang budak; kalau tidak mampu harus berpuasa 2 (dua) bulan berturut-turut; kalau tidak mampu harus memberi makan 60 orang miskin, setiap orang 1 mud makanan pokok.

Berikut syarat wajib puasa dan syarat sahnya puasa, dilansir kemenag.go.id:

Syarat wajib Puasa

  1. Islam
  2. Berakal

Orang yang gila tidak wajib berpuasa.

  1. Balig (umur 15 tahun keatas) atau ada tanda yang lain.
  2. Kuat berpuasa

Orang yang tidak kuat, misalnya karena sudah tua atau sakit, sehingga tidak wajib puasa.

Syarat Sah Puasa

  1. Islam

Orang yang bukan islam tidak sah puasa.

  1. Mumayis

Artinya dapat membedakan yang baik dengan yang tidak baik.

  1. Suci dari darah haid (kotoran) dan nifas (darah sehabis melahirkan).

Orang yang haid ataupun nifas itu tidak sah berpuasa, tetapi keduanya wajib membayar kewajiban sesudah lewat waktunya.

  1. Dalam waktu yang diperbolehkan puasa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan