15 Apr 2026 19:03 - 2 menit membaca

PKBI Kalbar Teken Kerja Sama Lintas Lembaga, Fokus Pendampingan Anak Binaan LPKA

Bagikan

KALBAR SATU ID – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Kalimantan Barat melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama sejumlah mitra strategis sebagai bentuk penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program-program sosial, kesehatan, serta perlindungan anak dan remaja yang dilaksanakan pada Hari Selasa tanggal 14 April 2026 di Hotel Harris Pontianak.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program INKLUSI yang berkonsentrasi pada pendampingan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), khususnya yang berada di LPKA Kelas II Sungai Raya.

Adapun mitra yang terlibat dalam kerja sama ini meliputi LPKA Kelas II Sungai Raya, Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi Universitas Muhammadiyah Pontianak, Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat, Maktab Tuli Assami, Pouring Coffee, Pusat Studi Gender dan Anak IAIN Pontianak, serta LKIA Pontianak.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar lembaga dalam upaya peningkatan kualitas layanan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak, remaja, serta Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH).

Baca juga: Turnamen Futsal Mahasiswa Kalbar 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Antar Kampus

Melalui Program INKLUSI, kolaborasi ini diarahkan untuk memastikan adanya pendampingan yang komprehensif, berkelanjutan, dan berperspektif inklusif bagi anak binaan, baik selama berada di dalam LPKA maupun dalam proses reintegrasi sosialnya.

Melalui kemitraan ini, masing-masing pihak berkomitmen untuk saling mendukung dalam pelaksanaan berbagai program, termasuk penguatan kapasitas, penyediaan layanan konseling, edukasi kesehatan reproduksi, serta pengembangan lingkungan yang inklusif dan ramah anak.

Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ruang yang aman, suportif, dan memberdayakan bagi anak binaan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
PKBI Kalimantan Barat menegaskan bahwa keberhasilan program tidak dapat dicapai secara mandiri, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai pemangku kepentingan.

Oleh karena itu, penandatanganan PKS ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan dan berdampak luas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan serta menyatukan visi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, inklusif, dan berkeadilan, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *