KALBAR SATU ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I bersama Kabag TU H. Mahmud, S.Ag menyambut hangat audiensi Ketua Umum Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (PW IPIM) Kalimantan Barat Muammar Khadafi beserta jajaran pengurus, Rabu (21/1/2026) siang, di Ruang Tamu VIP Kanwil Kemenag Kalbar. Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana akrab, penuh semangat kebersamaan, dan dilandasi niat kuat untuk memperkuat sinergi kelembagaan.
Turut mendampingi Ketua Umum PW IPIM Kalbar, Sekretaris Sholihin HZ, Bendahara Mohammad Ridwan, serta sejumlah pengurus lainnya, di antaranya H. Lukman Hakim dan Dr. Zulkifli. Dalam pertemuan tersebut, Muammar Khadafi menyampaikan maksud audiensi sebagai bentuk koordinasi dan silaturahmi terkait persiapan kedatangan Menteri Agama Republik Indonesia, H. Nazaruddin Umar, ke Kalimantan Barat.
Menurut Muammar, kedatangan Menag direncanakan bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) IPIM Kalbar, pelantikan pengurus, serta wisuda peserta Imam Masjid se-Kalimantan Barat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran imam masjid sebagai pilar moderasi beragama, persatuan umat, dan pembangunan spiritual masyarakat.
Sementara itu Kakanwil Kemenag Kalbar Dr. H. Muhajirin Yanis menyambut baik rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas lembaga merupakan kunci sukses setiap agenda besar, terlebih yang melibatkan kehadiran Menteri Agama.
“Kita harus benar-benar mematangkan perencanaan dan merumuskan kegiatan yang memiliki nilai strategis, substantif, dan berdampak luas bagi umat,” ujar Muhajirin.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan harmonis dan mencerminkan kebersamaan antar lembaga.
Kanwil Kemenag Kalbar, kata Muhajirin, juga akan secara khusus menghadap langsung kepada Menteri Agama terkait pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kemenag se-Kalbar yang dijadwalkan berlangsung pada 8–9 Februari 2026.
Dalam agenda kunjungan tersebut, Menteri Agama juga direncanakan memberikan taushiyah Subuh kepada jamaah Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Diharapkan, rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menghadirkan inspirasi, nilai keteladanan, serta semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan keagamaan yang moderat, inklusif, dan penuh keberkahan di Bumi Khatulistiwa.
Tinggalkan Balasan