Bertambah Kasus Covid-19, Kapolres Sintang Minta Anggota Intensif Sosialisasi

  • Whatsapp
COVID-19
Ilustrasi Corona /Pixabay

KALBARSATU.ID — Sejauh ini di Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) jumlah warga yang meninggal akibat Covid-19 bertambah 1 orang jadi jumlah totalnya ada 7 kasus.

Oleh karena itu, Kapolres Kabupaten Sintang AKBP Ventie Bernard Musak saat memimpin langsung jalannya Apel di halaman Mako Polres Sintang, Senin 18 Januari 2021 menekankan kepada personil yang masuk dalam Ops Aman Nusa II agar lebih aktif karena sampai saat ini kasus Covid-19 belum mengalami penurunan

Bacaan Lainnya

Selain itu, Kapolres Sintang menyampaikan beberapa penekanan khususnya terkait Kedisplinan anggota Polres Sintang untuk dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan menghindari terjadinya pelanggaran-pelanggaran.

“Mengingat, situasi dan kondisi saat ini yang harus dihadapi Polres Sintang serta rencana terhadap kegiatan-kegiatan mendatang di wilayah hukum Polres Sintang,” kata Kapolres

Disampaikan juga, oleh AKBP Ventie Bernard Musak terkait penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Sintang. Kapolres mengingatkan kepada seluruh personil yang tergabung dalam Ops Aman Nusa II agar lebih intensif dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait Protokol Kesehatan.

“Kita dapat kabar di Kabupaten Sintang sendiri jumlah warga yang meninggal akibat Covid-19 bertambah satu orang jadi sekarang jumlah totalnya ada 7 kasus. Di sini saya tekankan kepada personil yang masuk dalam Ops Aman Nusa II agar lebih aktif karena sampai saat ini kasus Covid-19 belum mengalami penurunan,” sebut Kapolres.

Dalam menekan penyebaran Covid-19, imbau dia, diperlukan kerjasama dari masyarakat sehingga selain TNI-Polri adanya faktor lain seperti kesadaran masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan juga merupakan hal yang sangat penting.

Mengingat cuaca akhir-akhir ini tidak bersahabat, Kapolres Sintang berujar agar mewaspadai kondisi alam tersebut, sebab beberapa pekan terakhir ini hujan terus mengguyur Kabupaten Sintang dan dikhawatirkan dapat menjadi penyebab terjadinya banjir dan tanah longsor.

“Kita sering dengar berita bahwa di daerah lain banyak terjadi bencana alam khususnya banjir, hal ini harus kita waspadai karena begitu pula di Sintang yang terus menerus diguyur hujan dan takutnya ini akan menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor di daerah kita,” Jelas Ventie.

Maka semua personel, kata dia, harus menerapkan langkah antisipasi secepat mungkin, untuk personil sosialisasikan kepada masyarakat khususnya yang bermukim di pinggir sungai.

“Ini agar mewaspadai terjadinya banjir karena intensitas air yang tinggi saat ini dapat menyebabkan banjir terjadi kapan saja,” imbau nya.

Kepada seluruh personil Polres Sintang, tegas dia, agar selalu menjaga kesehatannya. Jika merasa kondisi tubuh kurang sehat maka segera berobat, agar diketahui penyakit apa yang diderita dan nantinya akan cepat ditangani oleh urusan Kesehatan Polres Sintang.#

Pos terkait

Tinggalkan Balasan