Terkini

RPA Kalbar Dilantik, Ketua Putriana Sebut Deretan Masalah Perempuan

258
×

RPA Kalbar Dilantik, Ketua Putriana Sebut Deretan Masalah Perempuan

Sebarkan artikel ini
Ketua PW RPA Kalbar, Putriana
Ketua PW RPA Kalbar, Putriana dalam sambutannya mengatakan, kehadiran RPA Kalbar ini adalah untuk selalu berupaya melindungi anak dan perempuan.

PONTIANAK, KALBAR SATU – Pada Rabu 30 Juni 2021, Pengurus Wilayah Rumah Perempuan dan Anak Provinsi Kalimantan Barat resmi telah dilantik di Hotel Kapuas Palace Pontianak.

Pelantikan yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan secara ketat dan peserta undangan yang sangat terbatas.

Advertiser
Image
Banner Ads

Kegiatan pelantikan yang mengusung tema “Optimalisasi Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Fisik dan Seksual di Kalimantan Barat” Dirangkai dengan Rapat Kerja Pengurus Wilayah Rumah Perempuan dan Anak Kalimantan Barat.

Ketua Panitia, Zahro mengatakan, kegiatan ini merupakan puncak dari kegiatan-kegiatan pra-pelantikan sebelumnya, yang telah dilaksanakan oleh PW RPA Kalbar.

Kegiatan itu di antaranya sosialisasi terkait dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam melawan penyebaran Covid-19 dan Dialog Publik dengan tema “Sinergisitas Pemuda-pemudi Bersama Pemerintah Melawan Penyebaran Covid-19 dan Mendukung PPKM Skala Mikro di Provinsi Kalimantan Barat”.

Sementara Ketua PW RPA Kalbar, Putriana dalam sambutannya mengatakan, kehadiran RPA Kalbar ini adalah untuk selalu berupaya melindungi anak dan perempuan.

“Ditengah semakin merebaknya kasus-kasus prostitusi online di Kota Pontianak, yang sepanjang tahun 2020 mencapai hampir 500-an anak.”

“Kemudian di Singkawang belum juga berakhir, yakni budaya perdagangan perempuan Tionghoa kepada para lelaki Taiwan dengan label perkawinan pesanan. Di perbatasan Sambas juga masih rentan dengan kasus-kasus perdagangan manusia yang lebih banyak melibatkan anak dan perempuan.”

“Perempuan-perempuan yang menjadi korban, didagangkan dengan berbagai macam varian, mulai dari menjadi pembantu rumah tangga hingga ada yang dilacurkan,” paparnya.

Baca Juga: Tingkat Kemampuan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pontianak Adakan Pelatihan

Baca Juga: Pemkot Pontianak Dukung Kampung Tangguh Anti Narkoba

Menurutnya, deretan masalah-masalah tersebut mesti diselesaikan dengan kerja-kerja pemberadaban, salah satunya dengan menghadirkan wadah-wadah perempuan dan anak.

“Seperti Rumah Perempuan dan Anak ini,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Pembina PW RPA Kalbar, Mustika Miya memberikan arahan kepada pengurus dalam sambutannya untuk terus semangat dalam melakukan kerja-kerja produktif terkait perempuan dan anak di Kalbar.

Selain itu, Pimpinan Pusat Rumah Perempuan dan Anak, yakni Ai Rahmayanti, berharap kepada RPA Kalbar, untuk menjadi salah satu pionir terdepan dalam menyelesaikan kasus-kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kalbar.

“Apalagi konteks Kalbar dari sisi TPPO (Tindak Pidana Perdangan Orang) termasuk tinggi. Maka hal ini menjadi tugasnya RPA Kalbar untuk memberikan edukasi atau pendidikan kepada masyarakat,” sebutnya.

Terima Kasih Telah Membaca Artikel Berjudul ” RPA Kalbar Dilantik, Ketua Putriana Sebut Deretan Masalah Perempuan”

Berlangganan Udpate Terbaru di Telegram dan Google Berita
Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP