
KalbarSatu – Kabar terbaru jika mem beli BBM SPBU di Pontianak sudah mulai menggunakan aplikasi MyPertamina tertanggal Juli 2022.
Seperti dikabarkan Pertamina saat ini menerapkan aturan baru itu untuk membeli BBM Subsidi jenis Solar dan Pertalite di SPBU harus menggunakan aplikasi MyPertamina.
Bila sebelumnya Pertamina melakukan ujicoba di 11 kota, akhirnya kini sudah bertambah menjadi 50 termasuk di Pontianak Kalimantan Barat.
Kabar itu disampaikan oleh Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengutip berita di Grid.ID.
Baca juga: Cara Daftar dan Membeli Pertalite Lewat MyPertamina 2022
Baca juga: Cara daftar MyPertamina
“Betul, saat ini kami perluas lagi wilayahnya (pendaftaran aplikasi MyPertamina) menjadi 50 kota,” sebut Irto Ginting pada Jumat 15 Juli 2022.
Dijelaskannya, di fase ini konsumen yang berdomisili atau berencana bepergian ke 50 wilayah yang dimaksud, masih bebas membeli BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar.
“Jadi saat ini masih dalam proses pendaftaran dan sosialisasi dulu, dan pembelian juga tidak harus pakai MyPertamina,” kata Irto.
Kemudian setelah pendaftaran dan sosialisasi, baru akan ditentukan penggunaan QR code untuk pembelian BBM bersubsidi di sejumlah wilayah secara bertahap.
Tapi, penerapan QR code pembelian BBM bersubsidi sejauh ini masih belum diputuskan baik untuk wilayah dan waktunya.
“Wilayah yang akan segera diimplementasikan QR code belum diputuskan,” imbuhnya.
Irto menyebut bahwa sejauh ini banyak masyarakat yang sudah melakukan pendaftaran baik melalui website subsiditepat.mypertamina.id dan juga aplikasi MyPertamina.
Baca juga: Daftar Jenis Mobil dan Motor yang Dilarang Isi Pertalite dan Solar
Pertamina mengklaim, sampai saat ini sudah ada 50 ribu kendaraan yang terdaftar di MyPertamina.
“Waktu kami buka tanggal 1 Juli 2022, antusiasme masyarakat positif, bahkan pendaftar ada di semua provinsi,” tuturnya.
Irto juga mengatakan, jumlah pengguna aplikasi MyPertamina saat ini melonjak pesat sejak 1 Juli 2022.
“Pengguna atau user aplikasi MyPertamina juga bertambah sebanyak 4 juta dalam waktu 4 hari dari berbagai daerah di Indonesia,” pungkasnya.
11 wilayah awal yang diprioritaskan untuk melakukan pendaftaran di antaranya Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar di Sumatera Barat.
Kemudian untuk Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan serta Kota Bandung, Kota Ciamis, Kota Tasikmalaya dan Kota Sukabumi di Jawa Barat.
Baca juga: Cara Daftar dan Membeli Pertalite Lewat MyPertamina 2022
Lalu Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kota Manado, Sulawesi Utara.
Simak daftar wilayah yang diprioritaskan untuk melakukan pendaftaran MyPertamina yang kini menjadi 50 kota:
Download dan Install Aplikasi MyPertamina disini
Tinggalkan Balasan